Dark/Light Mode

Pertegas Komitmen ESG, Pupuk Kaltim Raih Platinum ASRRAT Ke-8 

Senin, 8 Desember 2025 19:28 WIB
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono (kanan) saat menerima penghargaan predikat Platinum, sebagai penghargaan tertinggi dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono (kanan) saat menerima penghargaan predikat Platinum, sebagai penghargaan tertinggi dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali pertahankan predikat Platinum untuk kedelapan kalinya, sebagai penghargaan tertinggi dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025, yang digelar di Bali, Jumat (28/11/2025) lalu. 

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono mengatakan, penghargaan dari National Center for Corporate Reporting (NCCR) ini, menjadi bukti kuat konsistensi dan komitmen Pupuk Kaltim terhadap keberlanjutan, serta tata kelola perusahaan secara transparan, akuntabel dan berorientasi pada masa depan. 

Prestasi ini pun, kata Teguh, kian mengukuhkan Pupuk Kaltim sebagai salah satu perusahaan paling konsisten terhadap implementasi prinsip Environment, Social and Governance (ESG) di kawasan Asia.

Sekaligus, pelopor praktik keberlanjutan yang tak hanya menekankan pada pemenuhan regulasi. Tapi, juga menghadirkan inovasi, efisiensi proses, dan kontribusi nyata bagi lingkungan hingga masyarakat.  

"Penghargaan ini menjadi cerminan inisiatif dan langkah strategis Pupuk Kaltim terhadap tanggung jawab, transparansi dan akuntabilitas dalam aktivitas operasional. Utamanya, mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca menuju target net zero emission pada 2060,” ujarnya, melalui keterangannya, Senin (8/12/2025).  

Teguh menambahkan, keberlanjutan bagian dari strategi perseroan dalam memastikan kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang, sekaligus menjawab tuntutan global terhadap efisiensi, keadilan sosial dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca juga : Pertamina EP Raih Peringkat Bronze Di Penghargaan ASRRAT 2025

Seluruhnya, tertuang melalui laporan keberlanjutan (sustainability report) yang menunjukkan peningkatan pengelolaan energi secara signifikan, penurunan emisi, penguatan sosial, hingga pengembangan tata kelola perusahaan.

Teguh menegaskan, laporan keberlanjutan bukan sekadar dokumen, tetapi refleksi komitmen dalam menciptakan nilai jangka panjang.

"Untuk itu, laporan disusun sesuai prinsip keterbukaan agar seluruh pemangku kepentingan mampu memahami apa yang Pupuk Kaltim lakukan,” ujar Teguh.  

Dalam praktiknya, Pupuk Kaltim senantiasa memperkuat prinsip ESG melalui berbagai terobosan yang mengedepankan inovasi ramah lingkungan.

Salah satu pilar utama yang menjadi fokus perusahaan adalah efisiensi energi melalui optimalisasi proses produksi, pemanfaatan teknologi modern, dan peningkatan reliability fasilitas.  

Lebih lanjut Teguh mebambahkan, Pupuk Kaltim juga memperluas inisiatif dekarbonisasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Termasuk, pengembangan energi bersih melalui clean ammonia, sebagai sumber energi alternatif rendah karbon.

Baca juga : Pertagas Raih Gold Rank Di ASRRAT 2025

"Inisiatif ini tidak hanya mendukung transisi energi nasional, tapi juga membuka peluang baru untuk masuk dalam rantai nilai global di sektor energi hijau," ujarnya.  

Sementara pada aspek sosial, perseroan memperkuat kontribusi terhadap masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas petani maupun nelayan, serta dukungan bagi sektor pendidikan dan kesehatan.

Seluruh program direalisasikan berbasis kebutuhan serta orientasi pada kemandirian komunitas.  

"Hal ini ditujukan untuk menciptakan dampak jangka panjang, yang selaras dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat secara harmonis dan berkesinambungan," ujar Teguh.  

Tak hanya itu, integrasi manajemen risiko berbasis ESG pun menjadi prioritas Pupuk Kaltim, mengingat tantangan industri saat ini tidak hanya terkait faktor produksi atau pasar. Tetapi, juga risiko iklim, sosial hingga reputasi yang dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis.  

Melalui pembaruan kebijakan risiko, digitalisasi sistem pemantauan dan peningkatan literasi risiko di lingkungan internal, Pupuk Kaltim memastikan, setiap keputusan strategis mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan perusahaan.

Baca juga : Hashim Tegaskan Komitmen Iklim Indonesia Di KTT Belem

"Transparansi dan akuntabilitas pelaporan menjadi landasan kepercayaan publik terhadap Pupuk Kaltim, sehingga kami terus meningkatkan kualitas penyajian data, metodologi penghitungan, serta evaluasi indikator keberlanjutan," ucap Teguh.

Dengan diraihnya Platinum ASRRAT 2025, Pupuk Kaltim menegaskan untuk terus menempatkan keberlanjutan sebagai nilai dasar yang menggerakkan seluruh aspek kerja perusahaan.

Penghargaan ini pun momentum Pupuk Kaltim mengembangkan inovasi, memperkuat tata kelola, hingga pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

"Pupuk Kaltim berkomitmen, akan terus mengakselerasi inovasi untuk memperkuat ketahanan perusahaan menghadapi dinamika global, wujud kontribusi perusahaan terhadap masa depan yang lebih hijau," pungkas Teguh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.