Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Politeknik ATK Yogya Targetkan Jadi Kampus Vokasi Industri Kelas Dunia Pada 2030
Senin, 8 Desember 2025 23:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Politeknik ATK Yogyakarta memperkuat komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang kompeten dan berdaya saing global untuk mendukung industri kulit, produk kulit, alas kaki, karet, serta plastik.
Upaya tersebut dilakukan melalui modernisasi kurikulum, peningkatan sarana prasarana berstandar industri, serta perluasan jejaring kerja sama dengan pelaku usaha nasional maupun internasional.
Direktur Politeknik ATK Yogyakarta, Sonny Taufan mengatakan, institusinya menargetkan menjadi penyelenggara pendidikan vokasi industri berkelas dunia pada 2030. Target tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan industri nasional yang dicanangkan Kementerian Perindustrian.
“Kami fokus mencetak tenaga ahli yang siap kerja, kompeten, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menjadi motor penggerak industri hilir. Arah pembangunan vokasi kami sejalan dengan upaya memperkuat daya saing industri nasional,” ujarnya di Yogyakarta, Senin (8/12/2025).
Politeknik ATK menerapkan model pendidikan dual sistem 4-2, yakni empat semester pembelajaran teori dan praktik di kampus serta dua semester pengalaman industri melalui program MBKM. Menurut Sonny, pola ini menjadi kunci penguatan link and match dengan kebutuhan pasar tenaga kerja
Baca juga : Kakorlantas Targetkan 1.000 Kamera e-TLE Terpasang di Jakarta pada 2026
“Industri menginginkan tenaga kerja yang siap operasional dan memiliki mindset teknologis. Skema ini menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Saat ini Politeknik ATK menyelenggarakan tiga program studi Diploma 3: Teknologi Pengolahan Kulit, Teknologi Pengolahan Produk Kulit, dan Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik.
Ketiga program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi teknis mulai dari proses produksi, pemilihan material, desain, hingga pengujian mutu.
Fasilitas Modern
Penguatan pembelajaran didukung fasilitas laboratorium kimia, mikrobiologi, polimer, desain, pengolahan limbah, serta workshop produk kulit, karet, plastik, dan alas kaki. Selain itu, kampus juga memiliki Satelit PIDI 4.0 yang menjadi sarana pembelajaran teknologi digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence(AI) untuk inspeksi kualitas kulit bagi IKM.
Baca juga : Gubernur Pramono Tawarkan Kemenpora Kerjasama Dukung Kemajuan Industri Olahraga
“Transformasi digital tidak bisa ditunda. Teknologi 4.0 kami hadirkan langsung ke bengkel kerja,” kata Sonny.
Politeknik ATK mengembangkan teaching factory untuk pembuatan sepatu, tas, dan produk kulit lainnya. Program inkubasi bisnis industri (IBI) turut melahirkan sejumlah tenant, termasuk usaha sepatu custom, produk limbah plastik, kulit samak, serta jasa pembersih sepatu.
Pada 2025, kampus mencatat peningkatan mutu melalui peningkatan akreditasi tiga program studi dan perpustakaan. Politeknik ATK juga mengembangkan zona integritas dan fasilitas layanan publik untuk meningkatkan kenyamanan mahasiswa.
Serapan Lulusan
Hingga November 2025, tingkat serapan lulusan Politeknik ATK mencapai 80,92 persen. Sonny menilai capaian tersebut menunjukkan kepercayaan industri terhadap kualitas pendidikan yang dijalankan.
Baca juga : Kemenperin Siap Jadikan RI Pusat Industri Halal Dunia
Kerja sama internasional juga diperluas, termasuk program kelas internasional bersama PT Sailun Indonesia dan Qingdao Technical College yang mengirim mahasiswa magang ke China. Selain itu, terdapat kelas industri berbasis beasiswa hasil kolaborasi dengan Pemda Magetan dan Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia.
Pada 2025, dua tim dosen kampus meraih hibah riset kelapa sawit yang berfokus pada teknologi penyamakan ramah lingkungan dan material sole berkelanjutan. “Riset diarahkan untuk mendukung industri yang hijau, efisien, dan berorientasi masa depan,” ujar Sonny.
Jumlah mahasiswa baru juga mengalami peningkatan signifikan, dari 149 orang pada 2024 menjadi 265 orang pada 2025, termasuk 40 mahasiswa kelas industri.
Kementerian Perindustrian mengapresiasi langkah Politeknik ATK sebagai bagian dari penguatan ekosistem vokasi industri yang terintegrasi. Institusi tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena Indonesia merupakan basis kuat industri kulit, alas kaki, karet, dan plastik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya