Dark/Light Mode

Operasional BSI Medan Dan Sumbar 100 Persen, Aceh Baru 91 Persen

Senin, 8 Desember 2025 23:45 WIB
Foto: BSI
Foto: BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyampaikan bahwa dari total 145 kantor BSI di Region Aceh, sebanyak 132 kantor telah kembali beroperasi, sementara 13 kantor lainnya masih menunggu kesiapan hingga kondisi memungkinkan.

Hingga 8 Desember 2025, masyarakat Aceh sudah bisa mengakses kantor cabang BSI di 13 kabupaten, termasuk Kabupaten Kuala Simpang, Aceh Tamiang, meskipun operasional cabang belum pulih 100 persen.

Baca juga : Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 Persen Pascabencana

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan, BSI terus berupaya menyediakan alternatif layanan yang dapat diakses masyarakat di Aceh. “Secara berkala, kantor cabang yang sudah bisa beroperasi telah dibuka secara bertahap guna mengoptimalkan layanan terbatas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/12/2025).

Saat ini, kantor cabang BSI Regional Aceh yang telah beroperasi berada di Banda Aceh (50 outlet), Lhokseumawe (46 outlet), dan Meulaboh (36 outlet). Pada saat yang sama, 571 dari 920 unit ATM berstatus in service dengan tingkat availability 62 persen.

Baca juga : Penyebab Banjir Sumatera, 12 Perusahaan Masuk Bidikan

Sementara itu, di Region Medan seluruh cabang telah beroperasi 100 persen, dengan 443 dari 488 unit ATM berjalan normal sehingga mencatatkan availability 91 persen. Adapun di Sumatera Barat, seluruh ATM BSI juga telah 100 persen beroperasi normal.

Khusus daerah yang terdampak lebih berat, seperti Langsa, kantor cabang yang sudah kembali beroperasi antara lain KCP Gampong Jawa dan KC Langsa Kota. Untuk wilayah Kuala Simpang, layanan telah dibuka di KC Seumadam dan KCP Sungai Liput.

Baca juga : Hari Guru Nasional, BRI Peduli Salurkan Bantuan Di SDN Sukamahi 02 Megamendung

Wisnu menjelaskan, sepanjang pekan terakhir BSI melakukan pembersihan dan penyiapan operasional agar outlet dapat segera melayani nasabah dan ATM kembali berfungsi. “Saat ini masih ada 13 cabang yang belum beroperasi. Kami terus mengupayakan pembersihan dan alternatif agar cabang dan ATM dapat segera beroperasi,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa BSI juga mendorong penggunaan layanan e-channel seperti BYOND dan BSI Agen. “Secara bertahap, kami akan terus menginformasikan berbagai alternatif layanan BSI yang dapat diakses masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BSI,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.