Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Suplai BBM Sudah Tembus Takengon, Pertamina Pulihkan Pasokan Energi
Senin, 22 Desember 2025 11:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pesawat jenis Air Tractor berhasil mendarat di Bandara Kualanamu, Medan, Jumat (19/12/2025). Pesawat ini tak sekadar membawa logistik biasa, melainkan harapan bagi warga Aceh Tengah yang tengah terisolasi. Pesawat ini mengangkut pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk didistribusikan ke daerah terdampak bencana.
Setelah bencana alam merusak infrastruktur jalan, PT Pertamina (Persero) mengambil langkah dengan mengerahkan transportasi multi-moda demi mengantarkan bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah pegunungan tersebut.
Perjalanan energi ini dimulai dari Integrated Terminal Medan menuju Bandara Rembele di Bener Meriah melalui jalur udara. Sesampainya di apron bandara, petugas dengan sigap memindahkan muatan ke mobil tangki berukuran medium 8.000 liter.
Baca juga : Salurkan BBM Ke Takengon, Pertamina Kerahkan Transportasi Multi-Moda
Penggunaan truk berukuran sedang ini merupakan strategi, agar armada lebih lincah bermanuver melewati sisa-sisa longsor dan jalanan sempit yang masih terbatas aksesnya.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, distribusi darat dari bandara memakan waktu sekitar satu jam.
“Saat ini, kondisi jalur dari Bandara Rembele menuju Aceh Tengah relatif aman dan dapat dilalui oleh mobil tangki,” ungkap Fahrougi, Minggu (21/12/2025).
Baca juga : Modifikasi Crane Jadi Tower Darurat, Terobosan PLN Cepat Pulihkan Listrik Aceh
Kehadiran truk-truk ini menjadi napas baru. Sebanyak 29.500 liter BBM berhasil mendarat di Takengon. Dari jumlah tersebut, 13.500 liter dialokasikan langsung ke SPBU untuk warga, sementara 16.000 liter lainnya diserahkan kepada Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kodim untuk mendukung operasional alat berat dalam penanganan pasca bencana.
Fahrougi pun menegaskan komitmen perusahaan, untuk terus mencari celah di tengah keterbatasan. “Penyaluran BBM menjangkau empat SPBU: dua SPBU di Kabupaten Bener Meriah dan dua SPBU di Takengon. Kami berharap pasokan ini dapat menjaga kebutuhan energi masyarakat,” ujarnya.
Meskipun Jembatan Teupin Mane sudah pulih, jalur utama dari Lhokseumawe masih terhambat longsor. Namun, Pertamina memastikan tidak akan berhenti bergerak.
Baca juga : HUT Ketujuh Pertamina Hulu Rokan Perkuat Ketangguhan Energi
“Pertamina tidak pernah lelah melayani masyarakat. Kami berharap masyarakat tetap sabar dan mendukung upaya-upaya petugas di lapangan, dalam menyalurkan energi dengan berbagai skema alternatif,” pungkas Fahrougi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya