Dark/Light Mode

Sambut Nataru, Sarinah Hadirkan Program Budaya Dan Solidaritas Sosial

Senin, 22 Desember 2025 19:20 WIB
Menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Sarinah menghadirkan rangkaian program akhir tahun untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi masyarakat. Foto: PT Sarinah
Menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Sarinah menghadirkan rangkaian program akhir tahun untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi masyarakat. Foto: PT Sarinah

RM.id  Rakyat Merdeka - Menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Sarinah menghadirkan rangkaian program akhir tahun untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi masyarakat.

Periode ini menjadi momentum strategis dengan target 300.000 pengunjung sepanjang 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Direktur SDM & Digital InJourney Herdy Harman mengatakan, penguatan program akhir tahun di Sarinah sejalan dengan tren positif pariwisata nasional serta strategi InJourney dalam memperkuat destinasi berbasis pengalaman. “InJourney memastikan perjalanan Nataru berjalan selamat, lancar, dan nyaman,” ujar Herdy di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Ia menambahkan, libur akhir tahun tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan ke destinasi, tetapi juga sebagai pengalaman yang bermakna melalui kolaborasi berbagai pihak.

"Ini merupakan Hadiah dari Hati, Perjalanan Penuh Arti untuk mengajak semua melihat liburan Nataru bukan sekadar perjalanan ke destinasi, melainkan rangkaian hadiah yang menunggu untuk ditemukan," ujarnya.

Baca juga : Sambut Nataru, PLN Pastikan SPKLU Siap Layani Kendaraan Listrik

Dengan layanan yang lancar dan perhatian tulus, InJourney memastikan setiap orang dapat menikmati perjalanan sepenuhnya dan merasakan makna sejati dari hadiah itu sendiri.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menegaskan, rangkaian Nataru di Sarinah dirancang dengan menekankan nilai kebersamaan dan budaya. "Natal dan Tahun Baru bagi Sarinah bukan sekadar perayaan kalender, tetapi momentum untuk menghadirkan ruang yang menyatukan insan manusia, cerita, dan nilai," ungkapnya.

Melalui budaya, kuliner, seni, hingga ruang berbagi, Daisha menyebut Sarinah bertujuan menjadi tempat di mana kebersamaan dirayakan, empati tumbuh, dan menjadi ruang pengalaman yang berkesan sarat makna.

"Inilah peran Sarinah yang terus kami jaga sebagai Indonesia’s Cultural Experience Center," ujar Raisha.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung selama periode puncak, Sarinah menyiapkan berbagai langkah operasional, mulai dari penebalan 113 personel, koordinasi dengan aparat keamanan, pengecekan sistem gedung dan proteksi kebakaran, hingga penyesuaian jam operasional. Pada malam pergantian tahun, Sarinah Thamrin beroperasi hingga pukul 00.00 WIB.

Baca juga : Sambut Nataru, Pelindo Multi Terminal Siagakan Seluruh Elemen Operasional

Meski begitu, Sarinah memastikan tidak mengadakan pesta kembang api sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta untuk berempati terhadap korban bencana di sejumlah daerah.

Momen Nataru di Sarinah, mengusung tema “Hadiah Penuh Rasa dari Karya Penuh Cinta”, Sarinah menghadirkan ulos sebagai elemen visual utama Natal 2025. Ulos merepresentasikan doa, restu, dan harapan baik, selaras dengan semangat kebersamaan Natal.

Salah satu program unggulan adalah pembukaan kembali Pasar Nusantara dengan konsep baru pascarenovasi. Pasar Nusantara menghadirkan 55 tenant F&B terkurasi dengan kapasitas 316 kursi, dan diproyeksikan menjadi ruang perjumpaan rasa sekaligus penguatan peran Sarinah sebagai destinasi kuliner dan budaya di pusat kota.

Selain itu, Sarinah menghadirkan PIPILAKA Immersive Art Exhibition di Lantai 5 Gedung Sarinah hingga Maret 2026. Pameran ini mengusung pesan kemanusiaan, kepedulian lingkungan, serta keberlanjutan, dengan sebagian hasil penjualan tiket dialokasikan untuk kegiatan sosial dan edukasi.

Puncak rangkaian akhir tahun digelar pada 31 Desember 2025 melalui Festiloka Panggung Nusantara 2026, bertepatan dengan Car Free Night. Acara ini menghadirkan pertunjukan musik dan seni etnik Indonesia sebagai ruang perayaan bersama menyambut tahun baru.

Baca juga : Malam Tahun Baru, Vega Hotel Gading Akan Hadirkan Suasana Hutan yang Eksotis

"Sejumlah penampil akan hadir, di antaranya Tiara Andini dan Moluccan Soul, serta Tari Jaranan dari Kediri dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan," ujar Raisha.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Festiloka Panggung Nusantara 2026 diawali dengan doa bersama dan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatera, bekerja sama dengan Disparekraf Jakarta dan BAZNAS BAZIS Jakarta.

Sementara itu, Manager Moluccan Soul Neo Robby Subarjo mengaku antusias terlibat dalam acara tersebut. Menurutnya, musik adalah ruang pertemuan budaya dan kebersamaan.

"Tampil di Sarinah, sekaligus berdoa bersama dan berdonasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera, memberi makna yang lebih dalam menyambut tahun baru," ungkap Robby.

Melalui rangkaian Nataru ini, Sarinah mengajak masyarakat merayakan akhir tahun secara hangat, inklusif, kaya budaya Nusantara, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.