Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
2025, BTN Jadi Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Terbesar
Rabu, 24 Desember 2025 08:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menegaskan posisinya sebagai tulang punggung pembiayaan perumahan nasional. Hingga 22 Desember 2025, BTN tercatat sebagai penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terbesar di Indonesia.
Capaian tersebut disampaikan dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Jakarta, Selasa (23/12/2025). Acara ini dihadiri Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Dalam kesempatan itu, Hirwandi Gafar dan Maruarar Sirait tampak berjabat tangan usai penandatanganan kerja sama, menandai komitmen berkelanjutan BTN dalam mendukung Program Sejuta Rumah melalui pembiayaan bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga : Gerindra, Partai Paling Terbuka Dan Transparan
Data BP Tapera mencatat, hingga 22 Desember 2025 BTN telah menyalurkan 128.608 unit rumah subsidi KPR Sejahtera FLPP. Angka ini setara dengan 46,7 persen dari total penyaluran nasional, menjadikan BTN sebagai kontributor terbesar secara nasional.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Tahun 2026. (Foto: Dok. BTN)
Tidak hanya itu, anak usaha BTN, PT Bank Syariah Nasional (BSN), juga memberikan kontribusi signifikan. Saat masih berstatus Unit Usaha Syariah (UUS), BSN telah merealisasikan pembiayaan 59.463 unit rumah subsidi.
Dengan demikian, total penyaluran KPR Sejahtera FLPP oleh BTN Group, yang terdiri dari BTN dan BSN, mencapai 188.071 unit rumah. Pencapaian ini semakin menegaskan dominasi BTN Group dalam pembiayaan perumahan subsidi di Tanah Air.
Baca juga : GMF Dan BIJB Resmi Gelar Pembangunan Kertajati Aerospace Park
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan, capaian tersebut mencerminkan konsistensi BTN dalam menjalankan mandat negara. “BTN berkomitmen penuh mendukung akses perumahan layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Penandatanganan dihadiri Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. (Foto: Dok. BTN)
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengapresiasi peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, dukungan perbankan yang kuat menjadi kunci keberhasilan program perumahan nasional.
Program KPR Sejahtera FLPP sendiri merupakan skema pembiayaan rumah bersubsidi dengan dukungan dana murah pemerintah, yang dikelola oleh BP Tapera dan melibatkan perbankan nasional sebagai penyalur. Program ini menjadi salah satu instrumen utama dalam mengurangi backlog perumahan.
Baca juga : HDI 2025: InklusiLand Hadirkan Panggung Setara bagi Semua Warga
Berdasarkan data BP Tapera dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, kebutuhan rumah layak di Indonesia masih mencapai jutaan unit. Oleh karena itu, peran BTN Group sebagai penyalur terbesar KPR subsidi dinilai sangat strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Ke depan, BTN menyatakan siap melanjutkan perannya sebagai motor utama pembiayaan perumahan rakyat, seiring dengan penandatanganan kerja sama penyaluran KPR Sejahtera FLPP untuk tahun 2026 dan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam sektor perumahan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya