Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penumpang Melonjak Saat Nataru, DPR Jempolin Kinerja Sektor Perkeretaapian
Kamis, 25 Desember 2025 15:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi V DPR Sudjatmiko mengapresiasi kinerja sektor perkeretaapian selama libur Natal dan Tahun Baru (Natau) 2025.
Hal ini tercermin dari capaian penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh yang mencapai 2,6 juta tiket, dengan sekitar 7 ribu penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Bekasi.
Capaian tersebut dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api nasional, sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur pendukung.
Apresiasi itu disampaikan Sudjatmiko saat melakukan pertemuan dengan Kepala Stasiun Bekasi Wiseno bertepatan dengan perjalanannya menggunakan kereta api dari Stasiun Bekasi menuju Malang.
Baca juga : Hajar Bologna, Napoli Angkat Piala Super Italia
Ia mencatat sejumlah kota masih menjadi tujuan favorit masyarakat, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Jakarta. Menurut Sudjatmiko, peningkatan jumlah pengguna kereta api harus diimbangi dengan penguatan sarana dan prasarana, khususnya di stasiun-stasiun strategis dengan volume penumpang tinggi.
"Tujuannya agar aspek keselamatan, kenyamanan, dan keterjangkauan layanan tetap terjaga" kata Sudjatmiko dalam keterangan resminya, Kamis (25/12/2025).
Sudjatmiko juga menekankan pentingnya pengembangan dan perluasan Stasiun Bekasi, terutama penyediaan fasilitas parkir bertingkat, guna menunjang mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan di Kota Bekasi yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Sudjatmiko mendorong agar Stasiun Bekasi dikembangkan sebagai stasiun terpadu melalui sinergi antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kota Bekasi.
Baca juga : WFA Selama Libur Nataru, DPR Dukung Pemerintah
Integrasi angkutan dalam kota dengan layanan kereta api dinilai penting sebagai bagian dari pembangunan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam fungsi pengawasan, Sudjatmiko menegaskan Komisi V DPR akan terus mengawal kinerja Pemerintah dan BUMN dalam pemenuhan standar pelayanan, aspek keselamatan, serta pengelolaan stasiun yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Terkait fungsi legislasi, DPR berkomitmen mendorong penguatan regulasi di sektor perkeretaapian, termasuk kebijakan yang mendukung integrasi antarmoda dan pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD).
Sementara, dalam fungsi anggaran, Komisi V DPR akan memastikan alokasi anggaran sektor perkeretaapian tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik, khususnya untuk pengembangan infrastruktur strategis seperti stasiun terpadu dan fasilitas pendukungnya.
Baca juga : 3,94 Juta Penumpang KA Nataru, Menhub Tekankan Keselamatan
"Ketiga fungsi DPR akan terus kami jalankan secara seimbang untuk memastikan pembangunan transportasi nasional benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya