Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut PELNI sepanjang 2025 mencapai 5.154.080 orang. Capaian tersebut melampaui realisasi tahun sebelumnya dan mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan realisasi penumpang pada 2025 setara dengan 101,15 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebanyak 5.095.483 penumpang.
“Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan angkutan laut PELNI, sekaligus menjadi hasil dari upaya peningkatan pelayanan, kesiapan armada, serta pengelolaan operasional yang kami lakukan sepanjang 2025,” ujar Tri Andayani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Baca juga : Penumpang Whoosh Tembus 24 Ribu, Mobilitas Nataru Terus Meningkat
Ia menjelaskan, jumlah penumpang kapal penumpang pada 2025 mencapai 4.472.918 orang atau setara 109,10 persen dari target anggaran sebanyak 4,1 juta penumpang. Sementara itu, kapal perintis melayani 681.162 penumpang atau 104,41 persen dari target 652.417 penumpang.
“Jumlah penumpang keseluruhan yang mencapai lebih dari 5,1 juta orang pada 2025 menunjukkan bahwa layanan PELNI masih menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk mobilitas antarpulau,” kata perempuan yang akrab disapa Anda itu.
Sebaran penumpang sepanjang 2025 menunjukkan peran PELNI dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya di kawasan tengah dan timur Indonesia. Wilayah tengah mencatat porsi terbesar dengan 47,2 persen atau 2.109.876 penumpang, disusul wilayah timur sebesar 29,4 persen atau 1.317.237 penumpang.
Baca juga : 2025, BTN Jadi Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Terbesar
Capaian tersebut menegaskan kontribusi PELNI dalam menghubungkan wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menjaga konektivitas Nusantara.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna menyediakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau, serta mendukung pemerataan akses dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anda.
Adapun lima ruas pelayaran terpadat sepanjang 2025 yakni Belawan–Batam dengan 131.369 penumpang, Batam–Belawan 124.143 penumpang, Makassar–Bau-Bau 81.818 penumpang, Bau-Bau–Makassar 71.192 penumpang, serta Batam–Tanjung Priok 56.405 penumpang.
Baca juga : Terbesar di Dunia, Penerima MBG Tembus 44 Juta
Sementara lima pelabuhan keberangkatan terpadat adalah Makassar dengan 382.982 penumpang, Ambon 290.242 penumpang, Bau-Bau 263.297 penumpang, Surabaya 226.257 penumpang, dan Tanjung Priok 207.631 penumpang.
Untuk pelabuhan kedatangan terpadat, Makassar mencatat 385.457 penumpang, diikuti Ambon 284.174 penumpang, Bau-Bau 260.539 penumpang, Surabaya 252.311 penumpang, serta Tanjung Priok 214.857 penumpang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya