Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,27 persen ke level Rp 16.830 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.785 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,19 persen, dolar Singapura turun 0,09 persen, dolar Taiwan melemah 0,19 persen, baht Thailand turun 0,03 persen, ringgit Malaysia minus 0,02 persen, dan yuan China menguat 0,02 persen.
Baca juga : Masih Lemah, Rupiah Dibuka Di Level Rp 16.800
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat sebesar 0,13 persen ke level 98,74. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,19 persen ke level Rp 22.585, dan terhadap dolar Australia naik 0,24 persen ke level Rp 11.262.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan berada di bawah tekanan pada perdagangan.
Baca juga : Rupiah Pagi Ini Melemah Ke Level Rp 16.743 Per Dolar AS
“Dominasi sentimen eksternal, penguatan dolar Amerika Serikat (AS), serta sikap hati-hati investor terhadap aset berisiko menjadi faktor utama yang membatasi ruang penguatan mata uang Garuda,” katanya dalam riset harian, Jumat (9/1/2026).
Ibrahim mengatakan, dari sentimen eksternal akan terus mendominasi pergerakan rupiah. Investor, menurut Mureks, akan mencermati sejumlah data penting dari AS, termasuk klaim pengangguran awal mingguan dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP).
Baca juga : Selasa Pagi, IHSG Melesat Ke Level 8.890
“Perkembangan di sektor tenaga kerja AS ini diperkirakan akan sangat memengaruhi arah dolar AS dan aset global,” ujarnya.
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah dan akan berada di kisaran Rp 16.780-Rp 16.810 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya