Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah Ke Level Rp 16.848 Per Dolar AS
Senin, 12 Januari 2026 09:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini melemah 0,17 persen ke level Rp16.848 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (9/1/2026) di posisi Rp 16.819 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,28 persen, dolar Singapura naik 0,13 persen, yen Jepang menguat 0,09 persen, ringgit Malaysia naik 0,09 persen, yuan China menguat 0,03 persen, sementara won Korea Selatan melemah 0,20 persen. Dolar Taiwan turun 0,05 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,006 persen.
Baca juga : Rupiah Makin Terperosok, Pagi Ini Jatuh Ke Rp 16.830
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,20 persen ke level 98,69. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang global lainnya tercatat menguat, masing-masing terhadap euro sebesar 0,35 persen ke level Rp 19.390, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,50 persen ke level Rp 22.604, serta terhadap dolar Australia naik ke posisi Rp 11.276.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama respons pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis pada akhir pekan lalu.
Baca juga : Masih Lemah, Rupiah Dibuka Di Level Rp 16.800
“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang sebelumnya menguat sebagai respons atas data ekonomi AS yang secara umum lebih kuat dari perkiraan. Namun, dolar AS juga mendapat tekanan dari perkembangan terbaru terkait penyelidikan oleh Departemen Kehakiman AS (DoJ) terhadap Powell,” kata Lukman, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan investor juga menantikan rilis data penjualan ritel Indonesia pada perdagangan hari ini sebagai faktor penentu arah pergerakan rupiah.
Baca juga : Tertekan Dolar AS, Rupiah Melemah Ke Rp 16.766
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran Rp 16.750 hingga Rp 16.850 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya