Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
Lewat Pusaka Artha, Pertagas Bawa Teknologi Migas Untuk Bersihkan Pipa Air Desa
Kamis, 15 Januari 2026 15:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Gas (Pertagas) bagian dari Subholding Gas Pertamina menginisiasi Program Pusaka Artha dengan mengadopsi teknologi migas untuk membantu pemeliharaan infrastruktur pipa air desa.
Program Pusaka Artha Pertagas menghadirkan teknologi pigging, yang lazim digunakan untuk pembersihan pipa penyalur gas, dimodifikasi menjadi teknologi tepat guna untuk infrastruktur air desa.
Manager Communication Relation & CSR Pertagas Imam Rismanto mengatakan, penerapan teknologi pigging merupakan komitmen perusahaan untuk selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat desa.
"Pertagas membawa teknologi yang biasa diterapkan di industri migas sebagai solusi bagi masyarakat desa dalam membersihkan jaringan pipa air yang efisien dan berkelanjutan," ujar Imam di Muara Enim, Kamis (15/1/2026).
Baca juga : Kanada Kucurkan Rp 274,5 Miliar Untuk Peran Perempuan Indonesia
Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang memiliki keunggulan dalam jaringan infrastruktur energi terintegrasi, Pertagas terus melakukan transfer teknologi kepada masyarakat.
Sebagai proyek percontohan, Pertagas telah menerjunkan teknisinya dalam penerapan teknologi pigging di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.
Pertagas juga telah memberikan Workshop Pengenalan Inovasi Sistem Pigging di Desa Sidomulyo. Workshop ini langsung dilakukan di area Pamsimas RT 05, sehingga masyarakat bisa melihat praktik langsung penerapan teknologi tersebut.
Uji coba teknis yang dipandu oleh Teknisi Pertagas, Deka, membuktikan perubahan signifikan. Dengan memanfaatkan tekanan air pompa untuk mendorong alat sikat khusus (pig), pembersihan kini dapat dilakukan secara in-situ (tanpa bongkar pasang). Durasi pengerjaan terpangkas menjadi 1-2 jam dengan cukup 1-2 personel saja.
Baca juga : PPLI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Sumatera
Sebelum intervensi teknologi ini, Pengurus Pamsimas Desa Sidomulyo menghadapi inefisiensi pelik.
Ketua Paguyuban Pamsimas RT 05, Santo mengungkapkan, metode manual mengharuskan tim mengangkat seluruh unit pompa dan pipa ke permukaan. Proses ini memakan waktu hingga 6-8 jam dengan 3-5 tenaga kerja, sehingga pembersihan hanya sanggup dilakukan sebulan sekali. Akibatnya, endapan lumpur kerap menyumbat aliran.
"Perbedaannya sangat terasa. Dulu, servis pipa terasa berat karena butuh gotong royong seharian. Sekarang prosesnya jauh lebih ringan dan cepat. Karena mudah, kami bisa membersihkan pipa seminggu sekali, membuat air yang sampai ke warga jauh lebih lancar dan jernih," ungkap Santo selaku ketua pengurus Paguyuban Pamsimas RT 05.
Imam menambahkan, Pertagas berkomitmen akan terus mengadopsi teknologi migas untuk memecahkan masalah riil yang dihadapi masyarakat.
Baca juga : Kilang Pertamina Kembangkan Teknologi WSA untuk Tekan Emisi dan Efisiensi Energi
"Kami berharap inovasi ini selain mendorong efisiensi dalam pemeliharaan juga mendukung keberlanjutan akses air bersih warga lebih terjamin," tandas Imam.
Program ini selaras dengan penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) Pertagas, khususnya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Inovasi ini berkontribusi pada SDG Tujuan 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui penjagaan kualitas infrastruktur, serta SDG Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) lewat transfer teknologi yang meningkatkan efisiensi sumber daya pedesaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya