Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat SDM Energi, Pertamina–ITB Cetak Insinyur Kelas Dunia
Jumat, 16 Januari 2026 09:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi daya saing perusahaan melalui kerja sama Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pada 2026, Pertamina mengikutsertakan sebanyak 419 perwira dari berbagai entitas bisnis dalam program tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan insinyur berkelas dunia yang siap menghadapi transformasi industri energi.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan Pertamina merupakan rumah bagi para insinyur yang telah membangun fondasi ketahanan energi nasional selama lebih dari enam dekade. Oleh karena itu, penguatan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan transisi energi.
“Melalui sinergi Pertamina dengan ITB, kami menyiapkan insinyur yang unggul secara teknis, memiliki daya analisis yang kuat, beretika profesional, serta adaptif terhadap perubahan,” ujar Simon saat membuka PSPPI di Gedung Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Kamis (8/1/2026).
Baca juga : Pemerintah Ingin Cetak Talenta Sains Kelas Dunia
Program PSPPI dinilai menjadi instrumen penting dalam pengembangan kompetensi teknis, kepemimpinan, dan profesionalisme perwira, sekaligus memperkuat keunggulan operasional bisnis eksisting Pertamina serta mendorong inovasi pengembangan bisnis baru, termasuk dalam mendukung transisi energi dan pengembangan energi hijau.
Direktur SDM Pertamina Andy Arvianto menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.
“Melalui pendidikan profesi, kami memastikan setiap perwira memiliki akses luas untuk meningkatkan kapasitas diri agar tetap relevan, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Kolaborasi dengan PSPPI ITB menjadi bagian penting dari strategi penguatan SDM Pertamina,” kata Andy.
Sementara itu, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret dalam membangun SDM unggul di sektor energi nasional.
Baca juga : Perkuat Ekonomi Kelas Bawah
“Program ini tidak hanya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, tetapi juga memastikan insinyur Indonesia memiliki kompetensi teknis kelas dunia, wawasan global, karakter kuat, serta menjunjung tinggi etika profesi,” ujarnya.
Program profesi insinyur kolaborasi Pertamina dan ITB resmi dibuka pada 8 Januari 2026 dan akan berlangsung selama satu tahun atau dua semester akademik.
Melalui penguatan kompetensi SDM secara berkelanjutan dan kolaborasi strategis dengan dunia akademik, Pertamina berkomitmen menyiapkan talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global guna menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi, serta memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan.
Pertamina juga terus mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.
Baca juga : Pertapreneur Aggregator, Cara Pertamina Menyiapkan UMKM Tumbuh Berkelanjutan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya