Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bangun Sekolah Garuda Di Sumbawa
Pemerintah Ingin Cetak Talenta Sains Kelas Dunia
Sabtu, 10 Januari 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan komitmen pemerataan pendidikan bermutu melalui pembangunan Sekolah Garuda di wilayah non-perkotaan. Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi salah satu lokasi strategis yang disiapkan untuk mencetak talenta sains dan teknologi berkelas dunia.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menargetkan pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa mulai berjalan pada 2026. Proyek tersebut dikebut agar dapat menerima siswa pada tahun ajaran 2027/2028.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menjelaskan, Sekolah Garuda Sumbawa termasuk dalam gelombang kedua pembangunan. Karena itu, pelaksanaan konstruksi baru direncanakan dimulai pada 2026 dan ditargetkan rampung paling lambat Juni 2027.
Baca juga : Golkar Yakin Koalisi Permanen Bisa Terwujud
“Pemerintah tengah membangun empat Sekolah Garuda baru di Belitung Timur, Soe (Nusa Tenggara Timur), Kalimantan Utara dan Sulawesi Tenggara. Empat sekolah itu ditargetkan siap menerima siswa pada tahun ajaran 2026,” ujar Stella dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Stella menegaskan, Sekolah Garuda merupakan wujud keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan setiap anak bangsa, tanpa memandang latar belakang sosial dan wilayah, memperoleh pendidikan yang benar-benar bermutu dan berdaya saing global.
Melalui program ini, Pemerintah menargetkan lahirnya lulusan berprestasi yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca juga : Perbaikan Lahan Pertanian Dan Tambak Bakal Digenjot
Untuk mendukung target tersebut, siswa Sekolah Garuda akan dibekali kurikulum pengayaan yang dirancang khusus guna memperkuat kapasitas akademik, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta riset. Kurikulum ini tetap mengacu pada kurikulum nasional yang diperkaya dengan standar International Baccalaureate (IB).
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap pemerataan akses pendidikan, Pemerintah memastikan sedikitnya 80 persen siswa Sekolah Garuda akan menerima beasiswa penuh. Kebijakan ini ditujukan agar siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan unggulan tanpa terbebani biaya.
Dalam rancangan besarnya, Stella juga menekankan sebagian besar Sekolah Garuda dibangun di kota kecil dan wilayah pedesaan, termasuk Sumbawa. Kebijakan ini diambil agar siswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya