Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina NRE Kuasai 20 Persen Saham CREC Di Filipina
Senin, 2 Februari 2026 18:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi menjadi pemegang saham Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), perusahaan energi baru dan terbarukan terkemuka di Filipina, dengan kepemilikan sebesar 20 persen saham yang telah tercatat di Philippine Stock Exchange (PSE).
Pencatatan kepemilikan saham tersebut dilakukan pada Selasa (13/1/2025), setelah Pertamina NRE menyelesaikan proses akuisisi pada Juni 2025 dengan nilai investasi sekitar 120 juta dolar AS melalui penandatanganan Share Subscription Agreement di Jakarta.
Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Pertamina NRE dalam memperkuat portofolio bisnis energi terbarukan, khususnya di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperluas kolaborasi regional dalam pengembangan energi bersih.
Baca juga : Pertamina EP Mulai Fabrikasi Fasilitas Gas Lapangan Bambu Merah
CEO dan President CREC Oliver Y. Tan menyatakan kemitraan dengan Pertamina NRE merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi keahlian dan pengalaman di sektor energi terbarukan.
“Seraya memajukan sektor energi baru dan terbarukan di Filipina, kemitraan ini sejalan dengan pengalaman dan keahlian kami di teknologi energi terbarukan. Melalui kerja sama ini, Pertamina NRE dan CREC dapat bersama-sama mendorong transisi energi Filipina dan Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan energi terbarukan di kawasan ASEAN,” ujar Oliver.
Sebagai perusahaan energi terbarukan terkemuka di Filipina, CREC memiliki portofolio proyek pembangkit listrik tenaga surya yang terus berkembang dengan kapasitas terpasang mencapai 596 megawatt peak (MWp) per Desember 2025. Perusahaan tersebut menargetkan kapasitas terpasang sebesar 5 gigawatt (GW) pada 2029.
Baca juga : Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program SMEXPO
Kemitraan strategis ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah bagi Pertamina NRE, tetapi juga membuka peluang kolaborasi pengembangan proyek energi terbarukan di Indonesia dan Asia Tenggara, termasuk peningkatan keahlian teknis serta transfer teknologi.
Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE Rika Gresia Wahyudi mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas terpasang energi baru dan terbarukan.
“Dengan menjadi pemegang saham di emiten energi terbarukan terkemuka di Filipina, Pertamina NRE berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan sektor EBT, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Investasi ini menegaskan komitmen kami dalam memperkuat kolaborasi regional dan mendorong percepatan transisi energi di ASEAN,” kata Rika.
Baca juga : Pemprov DKI Tambah 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Sementara itu, Direktur CREC Eri Reksoprodjo yang mewakili Pertamina NRE menyampaikan bahwa selain potensi keuntungan finansial, kemitraan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman dan memperluas kerja sama strategis, khususnya dalam pengembangan portofolio pembangkit listrik tenaga surya di Indonesia.
Melalui langkah ini, Pertamina NRE terus memperkuat perannya sebagai perusahaan energi baru dan terbarukan yang mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi energi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya