Dark/Light Mode

Purbaya Soal Ribut-Ribut PBI: Pemerintah Rugi, Uang Keluar, Image Jelek

Senin, 9 Februari 2026 17:36 WIB
Purbaya Soal Ribut-Ribut PBI: Pemerintah Rugi, Uang Keluar, Image Jelek

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan kegaduhan yang muncul di masyarakat, imbas penonaktifan 13,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan akibat pemutakhiran data penerima bantuan jaminan kesehatan belum lama ini.

Penonaktifan mendadak itu membuat warga yang sakit kritis seperti gagal ginjal dan kanker tidak dapat mengakses layanan cuci darah dan kemoterapi.

Baca juga : Pengamat: Pemerintah Serius Tangani Bencana Sumatera hingga Pencegahan

"Ini kayaknya kita konyol ya, padahal uang saya yang keluarin. Saya rugi di situ, uang keluar image jelek. Jadinya, pemerintah rugi dalam hal ini," cetus Purbaya dalam rapat di DPR, Senin (9/2/2026).

Purbaya meminta pemutakhiran data dilakukan dengan hati-hati dan terukur, dengan mengedepankan ketepatan sasaran, kemudahan akses layanan, dan menjaga keberlanjutan program JKN. Agar keributan serupa tidak terulang kembali. 

Baca juga : Prabowo: Pemerintah di Jalan yang Benar, Fitnah Terima sebagai Kebanggaan

“Harusnya, kalau prosedurnya
clear, nggak akan ada masalah. Jadi, kita masalahnya adalah masalah operasional, masalah manajemen, dan masalah sosialisasi yang harus bisa dibereskan secepatnya,” papar Purbaya.

“Kalau itu membuat uang yang saya
keluarkan untuk Anda menjadi lebih kecil, saya mendukung. Ribut dikit nggak apa-apa. Tapi
ini kan sama. Uang yang dikeluarkan sama. Ribut lagi. Saya rugi banyak, Pak. Ke depan tolong dibetulin,” tegasnya.

Baca juga : Ditutup Rabu, Pemerintah Evaluasi Kelanjutan BLT Kesra

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.