Dark/Light Mode

SUN Dorong Kawasan Industri Hijau Lewat Energy-as-a-Solution

Jumat, 13 Februari 2026 21:42 WIB
Penerapan pendekatan Energy-as-a-Solution. (Foto: Dok. SUN)
Penerapan pendekatan Energy-as-a-Solution. (Foto: Dok. SUN)

RM.id  Rakyat Merdeka - SUN memperkuat peranan dalam mendorong implementasi kawasan industri hijau di Indonesia melalui pendekatan Energy-as-a-Solution. Pendekatan ini merupakan rangkaian solusi keberlanjutan terintegrasi untuk membantu kawasan industri dan tenant menurunkan emisi, meningkatkan efisiensi energi, serta memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) global.

Melalui strategi tersebut, SUN tidak hanya menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, tetapi juga menghadirkan ekosistem solusi energi yang mencakup manajemen dan penyimpanan energi hingga elektrifikasi kendaraan operasional.

Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan kawasan industri membangun fondasi green industrial park secara komprehensif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan komitmen tersebut, SUN telah mengimplementasikan PLTS di tiga kawasan industri strategis, yakni Karawang International Industrial City (KIIC), Greenland International Industrial Center (GIIC), dan Kawasan Industri Jababeka. Puluhan megawatt kapasitas sistem energi surya telah terpasang di lebih dari 20 lokasi proyek.

Baca juga : IPA Goes to Campus Dorong Peran Strategis Mahasiswa Kembangkan Energi Nasional

Pengembangan PLTS di kawasan industri menjadi fondasi awal membangun ekosistem kawasan industri hijau. Sebagai pusat aktivitas manufaktur dan konsumsi energi berskala besar, kawasan industri memiliki peran strategis dalam menurunkan emisi operasional sekaligus menjaga daya saing jangka panjang, sejalan dengan target dekarbonisasi nasional dan Net Zero Emissions 2060.

Solusi Terintegrasi

Pendekatan Energy-as-a-Solution dari SUN mencakup:

  1. PLTS Atap C&I (Commercial & Industrial) oleh SUN Energy
  2. Elektrifikasi Armada & Infrastruktur Kendaraan Listrik oleh SUN Mobility
  3. Sistem Penyimpanan Energi & Energy Optimization oleh SUN Terra
  4. Energy Monitoring & Intelligence Platform untuk analitik dan efisiensi energi

Pendekatan terintegrasi ini memastikan kawasan industri mampu:

  • menekan biaya energi jangka panjang
  • menurunkan emisi operasional secara signifikan
  • meningkatkan daya saing dan nilai ESG
  • mempersiapkan kawasan industri menghadapi standar Net Zero Emissions 2060. 

“Akselerasi green industrial park bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menjaga daya saing kawasan industri Indonesia di pasar global,” ujar Chief Executive Officer (CEO) SUN Energy Jefferson Kuesar.

Baca juga : Dirut PTPN I Dorong Transformasi Ekonomi Lampung Lewat Hilirisasi Terintegrasi

“Melalui pendekatan Energy-as-a-Solution, kami tidak hanya menghadirkan PLTS, tetapi membangun fondasi energi terbarukan yang lebih stabil, efisien, dan rendah emisi bagi tenant dan pengelola kawasan industri. Inilah kontribusi kami dalam mempercepat transisi energi,” lanjutnya.

Jababeka Jadi Contoh

Laporan Center for Global Sustainability mencatat 21 kawasan industri di Indonesia telah menggunakan atau merencanakan penggunaan PLTS sebagai bagian dari strategi energi bersih. Salah satu implementasi yang berkembang terdapat di Kawasan Industri Jababeka.

Di kawasan tersebut, SUN mengembangkan PLTS dengan kapasitas total 1,8 megawatt (MW) untuk tenant lintas sektor, mulai dari material bangunan, komponen otomotif, farmasi, laboratorium inspeksi, hingga industri kemasan. Inisiatif ini berpotensi menjadi pilot area bagi model kawasan rendah karbon.

Karina, CEO SUN Mobility, menegaskan elektrifikasi transportasi logistik dan operasional menjadi elemen penting dalam dekarbonisasi kawasan industri.

Baca juga : ASAKI Sambut Program Gentengisasi, Industri Siap Ekspansi

“Selain mengembangkan sistem energi surya, kami memandang elektrifikasi transportasi logistik dan operasional turut menjadi elemen penting dalam upaya dekarbonisasi kawasan industri,” ujarnya.

“Melalui solusi electric vehicle ecosystem yang kami kembangkan, kami melengkapi strategi Energy-as-a-Solution dari SUN. Tujuan kami adalah membantu tenant industri beralih ke operasional yang lebih efisien, lebih bersih, dan selaras dengan target Net Zero,” tambahnya.

Dengan rekam jejak proyek di berbagai kawasan industri strategis, SUN Energy menegaskan posisinya sebagai mitra transisi energi yang menghadirkan solusi end-to-end bagi pengelola kawasan industri maupun tenant.

SUN berkomitmen mendukung Indonesia menuju Net Zero Emissions 2060 melalui pendekatan terintegrasi, adaptif, dan siap menjawab tuntutan keberlanjutan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.