Dark/Light Mode

Perkuat Ekosistem Ekonomi Rakyat

BRI Pangkas Bunga PNM Dan Permudah Akses Hunian MBR

Senin, 16 Februari 2026 06:35 WIB
Direktur Utama BRI Hery Gunardi. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Direktur Utama BRI Hery Gunardi. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Group terus memperkuat ekosistem ekonomi rakyat. Teranyar, BRI menurunkan suku bunga PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar hingga 5 persen dan meningkatkan akses pembiayaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menjelaskan, langkah tersebut merupakan upaya BRI memperkuat ekosistem ekonomi rakyat melalui serangkaian langkah strategis. 

“Ini adalah langkah bersejarah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil melalui Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), layanan pembiayaan kelompok bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro,” ujar Riko dalam keterangan resmi, Minggu (15/2/2026). 

Baca juga : Pebisnis Acungi Jempol Kebijakan Paket Ekonomi

BRI Group, tegas Riko, mengambil sebuah langkah bersejarah. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun perjalanan PNM Mekaar, tingkat suku bunga yang selama ini tidak pernah berubah, diturunkan hingga 5 persen. 

“Kebijakan ini akan secara langsung menurunkan besaran angsuran yang dibayarkan nasabah, sehingga memberikan ruang yang lebih lega bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya. 

Lebih dari sekadar kebijakan pembiayaan, Riko menyebut, langkah ini merupakan keberpihakan nyata kepada para perempuan wirausaha ultra mikro di seluruh Indonesia. 

Baca juga : Mudahkan Pegawai Mudik Lebaran, Pramono Siapkan WFA & Format Jaga Layanan

BRI Group ingin memastikan bahwa mereka dapat mengakses pembiayaan formal yang semakin terjangkau, berkelanjutan. Serta mampu menjadi jembatan untuk naik kelas, sehingga dapat memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

“Inisiatif ini memperkuat perlindungan nasabah dari praktik kredit informal yang merugikan. Termasuk maraknya pinjaman online dengan bunga tinggi yang berpotensi membebani masyarakat kecil,” tegasnya. 

Terpisah, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah kolaboratif ini. 

Baca juga : Murka Dikalahkan Inter Milan, Nyonya Tua Desak Ketua Wasit Mundur

“BRI akan terus mendukung pembiayaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta berkolaborasi dengan PNM untuk membantu ibu-ibu Mekaar di seluruh Indonesia,” kata Hery. 

Senada, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan, suku bunga kredit PNM menjadi bagian dari strategi untuk memastikan nasabah, khususnya pelaku usaha mikro, tetap mendapatkan akses pembiayaan yang terjangkau. 

“PNM menawarkan berbagai kelebihan, seperti tidak adanya biaya administrasi atau provisi tambahan, yang sering kali menjadi beban bagi nasabah di lembaga keuangan lain,” ucapnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.