Dark/Light Mode

Warga IKN Diajak Memilah Sampah, Kini Jadi Peluang Ekonomi

Jumat, 6 Februari 2026 20:12 WIB
Warga di IKN memilah sampah plastik dan memasukkannya ke mesin penukar botol. (Dok. OIKN)
Warga di IKN memilah sampah plastik dan memasukkannya ke mesin penukar botol. (Dok. OIKN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar rangkaian kegiatan peningkatan kesadaran memilah sampah pada Kamis (05/02/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pemaknaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang diperingati pada 21 Februari mendatang, sekaligus memperkuat budaya pengelolaan sampah berkelanjutan di kawasan IKN.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

“Momentum ini kita jadikan ruang untuk menyatukan semangat dan tekad agar pengelolaan sampah di IKN benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah. Kunci utamanya adalah membangun kebiasaan mengelola sampah secara konsisten, termasuk mengurangi kebiasaan yang tidak ramah lingkungan. Saya berharap dari pertemuan ini semangat masyarakat semakin tumbuh untuk mengaktifkan praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Baca juga : AC Milan Libas Bologna, Rossoneri Jaga Tekanan ke Inter Milan

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi program "Memilah Sampah Menabung Emas" yang disampaikan oleh Ketua Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), Mina Dewi Sukmawati, bersama Pangalinan Matandung, Deputi Bisnis Area Wilayah Regional Kalimantan PT Pegadaian.

Program ini bertujuan mengubah paradigma lama masyarakat bahwa sampah adalah masalah, menjadi peluang ekonomi melalui penerapan konsep circular economy.

Melalui sistem manajemen sampah berbasis teknologi, setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.

Skema ini diharapkan mendorong partisipasi aktif masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di IKN.

Baca juga : Era AI, Wamen Fajar Minta Santri Jadi Penuntun Etika

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai bersama Ketua Umum FORSEPSI, Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN Lazuardi Nasution, serta Business Development Manager Plasticpay, Arif Rahman Abidin. Kegiatan ini juga didukung oleh Mayora Group.

Dalam kesempatan tersebut, Sustainability Director Mayora Group Tunky Natanael Kurniawan mengatakan, “Mayora Grup sebagai produk asli anak Bangsa, berkomitmen tak hanya menghadirkan produk berkualitas namun juga menjaga keberlanjutan lingkungan untuk Indonesia bersih melalui kampanye Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang telah kami lakukan secara konsisten sejak tahun 2021," kata dia.

“Sejalan dengan komitmen tersebut, pada hari ini, Mayora Group mendukung prinsip IKN sebagai kota yang berkelanjutan, dimana Otorita IKN mengelola sampah agar tak hanya bermanfaat namun juga menerapkan ekonomi sirkular," lanjut Tunky.

Dalam kesempatan yang sama, Otorita IKN menerima penyerahan Plasticpay Reverse Vending Machine (RVM) dari Mayora Group, yakni mesin otomatis penukar botol plastik bekas menjadi poin digital yang dapat dikonversi menjadi uang elektronik.

Baca juga : Manufaktur Tangguh Jadi Penggerak Ekonomi 2026

Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif melalui permainan edukatif terkait pengelolaan sampah pribadi serta pemberian apresiasi kepada masyarakat IKN yang telah konsisten memilah sampah di tempat tinggalnya. Kegiatan ini diharapkan memperkuat perubahan perilaku dan mempercepat terbangunnya sistem pengelolaan sampah yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.