Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp 16.775 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 16.811 per dolar AS.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah hari ini masih akan berlangsung fluktuatif. Meski dibuka menguat, rupiah diperkirakan berpotensi kembali tertekan hingga akhir perdagangan.
Baca juga : Rupiah Menguat Terbatas, Bergerak Di Rp 16.803 Per Dolar AS
“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah diprediksi bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di kisaran Rp 16.810 hingga Rp 16.840 per dolar AS,” ujar Ibrahim, Rabu (11/2/2026).
Ibrahim menjelaskan, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sentimen tersebut berasal dari pernyataan Departemen Transportasi Amerika Serikat melalui Administrasi Maritim yang mengeluarkan imbauan kepada kapal-kapal berbendera AS.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Naik Tipis Ke Level Rp 16.871
Badan tersebut menyarankan kapal-kapal AS untuk menjaga jarak dari wilayah Iran saat melintasi Selat Hormuz dan Teluk Oman, serta tetap berada sedekat mungkin dengan perairan Oman selama penyeberangan.
“Imbauan ini dikeluarkan dengan alasan meningkatnya risiko keamanan, termasuk potensi serangan dari pasukan Iran,” kata Ibrahim.
Baca juga : Rupiah Melemah Jelang Akhir Pekan Di Rp 16.885 Per Dolar AS
Ia menambahkan, ketegangan geopolitik global kerap mendorong penguatan dolar AS sebagai aset aman, yang pada akhirnya memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya