Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Percepatan Belanja BLUD Lewat Lokapasar LKPP Yang Efisien Dan Akuntabel
Kamis, 26 Februari 2026 17:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah terus menjadi agenda strategis pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas belanja barang dan jasa. Salah satu instrumen utama digitalisasi pengadaan adalah pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP yang terintegrasi dalam ekosistem INAPROC dan difasilitasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Dalam konteks tersebut, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), puskesmas, serta satuan pendidikan, memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan yang menuntut proses pengadaan cepat, mudah, dan tetap akuntabel. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman regulasi, adaptasi sistem, dan optimalisasi pemanfaatan lokapasar dalam proses belanja BLUD.
Sebagai bagian dari upaya percepatan adopsi pengadaan digital, telah diselenggarakan webinar “Sosialisasi Percepatan Belanja BLUD melalui Lokapasar Mitra LKPP” secara daring pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini diikuti hampir 1.000 peserta dari berbagai unit kerja BLUD di seluruh Indonesia serta melibatkan pemangku kepentingan pengadaan pemerintah pusat dan daerah.
Direktur BLUD dan Barang Milik Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Yudia Ramli menegaskan BLUD membutuhkan mekanisme pengadaan adaptif dengan tetap menjunjung tata kelola yang baik.
“BLUD memiliki karakteristik pengelolaan fleksibel, sehingga membutuhkan proses pengadaan cepat namun tetap tertib administrasi. Pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP menjadi instrumen penting untuk memastikan belanja dilakukan secara transparan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Baca juga : NTB Jadi Pusat Produksi Bawang Putih Nasional
Kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada RSUD, puskesmas, sekolah, serta unit BLUD lainnya mengenai mekanisme pengadaan melalui Lokapasar Mitra LKPP. Selain itu, kegiatan ini mendorong implementasi digitalisasi pengadaan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung percepatan realisasi anggaran BLUD, khususnya sektor kesehatan dan pendidikan.
Materi webinar meliputi sosialisasi kebijakan dan regulasi pengadaan BLUD, pengenalan ekosistem pengadaan digital lokapasar mitra, alur serta tata cara belanja BLUD, hingga praktik baik dan studi kasus implementasi pengadaan digital.
Ketua Tim Pengembangan Sistem Katalog Elektronik V6 LKPP Mieke Eka Putri menyampaikan pemanfaatan lokapasar merupakan bagian modernisasi sistem pengadaan pemerintah yang makin terintegrasi.
“Melalui Lokapasar Mitra LKPP yang terhubung dengan INAPROC, BLUD dapat melakukan pengadaan lebih lincah dan terdokumentasi. Ini mendukung transparansi sekaligus mempermudah pengawasan serta pertanggungjawaban,” jelasnya.
Pengalaman implementasi juga disampaikan Direktur RSUD Nene Mallomo Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan dr. Suwarta Yuddin Pande. Ia menilai pemanfaatan lokapasar berdampak positif terhadap operasional layanan kesehatan.
Baca juga : Pemanfaatan AI di Layanan Publik Dinilai Tingkatkan Efisiensi dan Akurasi
“Belanja melalui Lokapasar Mitra LKPP membantu dari sisi kecepatan proses dan kerapian administrasi. Sistem terintegrasi sangat mendukung pengelolaan keuangan BLUD lebih tertib dan efisien,” ungkapnya.
CEO dan Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan menyampaikan komitmen mendukung penguatan pengadaan digital BLUD.
“Kami berkomitmen mendukung BLUD memanfaatkan Mbizmarket yang merupakan Lokapasar Mitra LKPP secara optimal sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi belanja dan meningkatkan kualitas layanan publik,” ujarnya.
Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra lokapasar, penguatan ekosistem pengadaan digital BLUD diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Tentang Mbiz
Mbiz merupakan marketplace B2B di Indonesia yang menyediakan solusi e-procurement berbasis web. Platform ini membantu perusahaan dan organisasi mengelola vendor, mengendalikan transaksi, serta memastikan manajemen pengeluaran efektif untuk berbagai produk dan jasa.
Baca juga : Penguatan Sektor Keuangan, GIAR Dorong Kaderisasi Akuntan Publik
Mbiz mendukung perusahaan menengah dan besar serta instansi pemerintah dalam transformasi pengadaan digital untuk mencapai efisiensi, transparansi, penghematan biaya, dan perbaikan proses pengadaan.
Melalui dua platform, Mbiz.co.id dan Mbizmarket.co.id, tersedia fitur seperti pengendalian anggaran, proses persetujuan, pelacakan pemesanan, pembayaran, serta pelaporan dan analisis pengeluaran dalam satu sistem terintegrasi. Mbiz didukung ratusan karyawan serta ribuan pembeli dan penjual dalam ekosistem e-commerce yang mencakup korporasi menengah dan besar di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya