Dark/Light Mode

400 Ribu Mitra Gojek Terima Bonus Hari Raya Dari GoTo

Selasa, 3 Maret 2026 19:30 WIB
Foto: GoTo
Foto: GoTo

RM.id  Rakyat Merdeka - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 110 miliar untuk penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 kepada 400 ribu mitra di platformnya.

Direktur Utama/Chief Executive Officer GoTo Hans Patuwo mengatakan, nilai anggaran tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp50 miliar.

“BHR ini bukan sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu kami jaga di GoTo,” ujar Hans di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, BHR 2026 akan disalurkan kepada Mitra Driver Gojek roda dua dan roda empat yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan, serta berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

Baca juga : Grab Kucurkan Rp 110 M, 400 Ribu Driver Terima Bonus Hari Raya

Menurut Hans, peningkatan alokasi anggaran dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan selama 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan.

Selain peningkatan total anggaran, GoTo juga menaikkan nominal BHR pada kategori terendah sebesar tiga hingga empat kali lipat. Jika pada 2025 sebesar Rp50 ribu, tahun ini menjadi Rp150 ribu untuk mitra roda dua dan Rp200 ribu untuk mitra roda empat.

Secara keseluruhan, mitra roda dua akan menerima BHR dengan kisaran Rp150 ribu hingga Rp900 ribu, sedangkan mitra roda empat memperoleh Rp200 ribu hingga Rp1,6 juta.

Hans menekankan, BHR berbeda dengan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja formal. Program ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan GoTo agar mitra dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Baca juga : Tembus 50 Ribu/Kg, Giliran Ayam yang Harganya Naik

Dalam penetapan penerima, GoTo menerapkan prinsip keberimbangan berdasarkan kategori atau level mitra yang tertera di aplikasi Gojek Driver, guna memastikan proses yang transparan dan akuntabel.

Kriteria penilaian mencakup tingkat penggunaan platform sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan yang diukur melalui jam online, serta kualitas pelayanan berdasarkan tingkat penerimaan dan penyelesaian order.

Adapun kelompok penerima BHR dibagi menjadi tiga, yakni Mitra Juara, Mitra Andalan, dan Mitra Harapan.

Mitra Juara merupakan mitra dengan produktivitas tinggi yang menjadikan platform sebagai sumber pendapatan utama dan memberikan kualitas layanan baik. Kategori ini dibagi menjadi enam subkategori berdasarkan frekuensi menjadi “Mitra Juara” dalam setahun terakhir.

Baca juga : HAI: Kapolri Layak Terima Bintang Mahaputra Dari Presiden Prabowo

Mitra Andalan adalah mitra dengan produktivitas sedang yang menjadikan platform sebagai sumber pendapatan tambahan, dan dibagi dalam tiga subkategori berdasarkan frekuensi capaian dalam 12 bulan terakhir.

Sementara Mitra Harapan merupakan mitra dengan produktivitas rendah atau memiliki tingkat penerimaan dan penyelesaian order yang cukup, termasuk yang pernah menjadi Mitra Juara atau Mitra Andalan minimal satu kali dalam 12 bulan terakhir.

“BHR akan disalurkan melalui saldo GoPay Mitra mulai 4 hingga 6 Maret 2026,” kata Hans.

Ia menambahkan, GoTo memahami setiap mitra memiliki dinamika berbeda, termasuk yang sempat beristirahat karena alasan kesehatan atau tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, penyempurnaan kategori penerima dilakukan agar penyaluran BHR lebih adil dan transparan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.