Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Masyarakat Pilih Tabung THR Jadi Logam Mulia
Tabungan Emas Pegadaian Meroket Hingga 137 Persen
Selasa, 31 Maret 2026 06:35 WIB
Sebelumnya
Beberapa hal lainnya pun disinyalir mempengaruhi harga emas pada Lebaran tahun ini.
“Salah satunya, tren harga yang emas yang mendorong masyarakat membeli emas dengan harapan proteksi nilai aset di masa depan,” ujarnya.
Kemudian, meningkatnya literasi keuangan di masyarakat yang memberikan pemahaman bahwa lebaran dapat menjadi momentum menyisihkan THR menjadi dana investasi.
Serta kemudahan akses investasi masa kini, misalnya dengan adanya Tring! by Pegadaian yang membuat proses investasi emas dan gadai menjadi lebih simple dan fleksibel.
Baca juga : Remaja Curi Bus Untuk Antar Pacar Ke Sekolah
“Dengan capaian ini, Pegadaian optimis bahwa budaya investasi emas akan terus menjadi pilar stabilitas ekonomi keluarga Indonesia pasca-Lebaran,” yakinnya.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menyambut positif tren masyarakat yang menyulap THR menjadi logam mulia, ketimbang membeli barang konsumtif.
Hal ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk mengamankan aset jangka panjang.
“Emas adalah instrumen investasi yang tahan terhadap inflasi. Dengan memanfaatkan THR untuk membeli emas, masyarakat bisa menjaga nilai uang yang diterima, tanpa tidak tergerus oleh kenaikan harga barang dan jasa,” terang Ibrahim kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Elektrifikasi Menjadi Solusi Menuju Ketahanan Energi
Ibrahim meyakini, harga emas dunia yang sempat mengalami penurunan, akan tetap berpotensi kembali naik dalam waktu dekat.
“Tentunya, hal ini dipicu oleh meningkatnya potensi eskalasi antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, hal ini berpotensi mendongkrak harga emas dan membuat masyarakat membeli logam emas.
Dia mengatakan, strategi akumulasi saat harga emas terkoreksi bisa menjadi langkah tepat bagi investor maupun masyarakat umum.
Baca juga : Transjakarta Jangkau 92 Persen Wilayah Jakarta
Selain itu, Ibrahim menekankan bahwa emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang ideal untuk penyimpanan jangka panjang.
“Hal ini menjadi alasan sebagian masyarakat memindahkan asetnya dari kendaraan atau barang konsumtif ke logam mulia,” jelasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya