Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pembalap Malaysia, Hakim Danish, mengungkapkan rahasia bisa menyelesaikan Moto3 Amerika 2026 saat Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan pada balapan awal.
Hakim Danish dan Veda Ega Pratama mendapatkan hasil berbeda dalam seri ketiga Moto3 2026 dalam Moto3 Amerika di Sirkuit Amerika (COTA), yang berlangsung Senin (30/3/2026) dini hari WIB.
Hakim yang start dari posisi ke-25 bisa melesat dan finis di urutan ke-13. Ia pun mendapatkan tiga poin. Sementara Veda Ega yang start dari posisi empat gagal finis karena kecelakaan.
“P25 ke P13. Pekan yang berat, kecelakaan saat latihan dan kualifikasi dan tidak mampu mencetak waktu lap yang baik saat kualifikasi membuat saya start dari posisi terakhir di grid, P25,” ujar Hakim.
Meski begitu pembalap 18 tahun ini bersyukur bisa mempertahankan balapan dan mendapatkan poin. Itu jadi poin kedua Hakim setelah finis ke-10 pada Moto3 Brasil 2026.
Baca juga : Aksi "No Kings" Meluas, Trump Didemo 8 Juta Warga AS
Hakim pun mengungkapkan rahasia bisa melesat 12 peringkat dalam Moto3 Amerika 2026.
“Alhamdulillah, saya mampu tetap fokus dan mengelola ban sebaik mungkin. Terima kasih kepada tim @msiracingteam_ motogp dan semua orang yang telah mendukung dan memberi saya dukungan,” kata Hakim.
Situasi berbeda dialami Veda Ega yang jadi sorotan pada Moto3 2026. Untuk kali pertama Veda Ega gagal finis dalam Moto3 musim ini karena insiden highside di lap 4.
Finis ke-13 membuat Hakim Danish menempati peringkat ke-14 klasemen Moto3 2026 setelah mengoleksi 9 poin.
Sedangkan Veda Ega Pratama turun ke peringkat ketujuh dengan 27 poin.
Baca juga : Pangan RI Tidak Tergantung Timteng
Veda minta maaf lantaran gagal finis di Moto3 Amerika 2026. “Bukan akhir pekan yang baik bagi kami di Austin, tetapi kami mendapat pelajaran dan terus maju ke depan. Maafkan saya tim. Kami akan kembali lebih kuat,” ucap Veda Ega di Instagram pribadinya.
Pembalap andalan Honda Team Asia itu sebenarnya memulai balapan dari barisan depan. Ia bisa mempertahankan posisi keempat di awal balapan. Namun, sempat tercecer hingga ke posisi delapan.
Veda kemudian mencoba untuk memperbaiki posisinya. Ia berjuang keras dan sempat bersaing memperebutkan posisi keempat dengan Valentin Perrone dan Guido Pini.
Dalam upayanya untuk memperbaiki posisi, pembalap berusia 17 tahun itu juga sempat membukukan catatan waktu lap tercepat di lap ketiga.
Kondisi itu membuatnya terlihat agresif memburu pembalap-pembalap di depan.
Baca juga : Digelar Di Monas, Bazar Rakyat Diserbu 200 Ribu Orang
Sayangnya, saat memasuki lap kelima, Veda kehilangan kendali ketika melibas tikungan. Ia terlempar dari motor dan mengalami highside.
Veda terjatuh di pinggir lintasan sedangkan motor miliknya menghalangi jalur lintas Joel Esteban. Alhasil, Esteban menabrak motor milik Veda dan ikut terjatuh.
Beruntung Veda tidak ikut tertabrak motor Esteban. Veda kemudian bangkit dan berjalan menuju zona aman, namun tak mampu melanjutkan balapan. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya