Dark/Light Mode

PHE Gandeng ExxonMobil, SK Group, dan POSCO Kembangkan CCS Lintas Negara

Jumat, 3 April 2026 11:33 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) antara PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan SK Inovation, SK Earthtone dan ExxonMobil, di Seoul, Korea Selatan, 01 April 2026. (Foto: Dok. PHE)
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) antara PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan SK Inovation, SK Earthtone dan ExxonMobil, di Seoul, Korea Selatan, 01 April 2026. (Foto: Dok. PHE)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat cengkeraman bisnisnya di pasar global sekaligus mendorong transisi energi melalui kolaborasi strategis dengan tiga raksasa energi dunia.

Kerja sama yang diresmikan di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026), ini fokus pada pengembangan teknologi rendah karbon, termasuk proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) lintas negara.

Komitmen tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan dua Nota Kesepahaman (MoU) dalam Forum Bisnis Indonesia–Korea.

MoU pertama melibatkan PHE, SK Group (SK Innovation, SK Earthon), dan ExxonMobil. Sementara itu, MoU kedua disepakati antara PHE dengan POSCO International.

Baca juga : Teken MoU, Kemenkop dan AL Jamiyatul Washliyah Kembangkan Usaha Lewat Koperasi

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah, President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Ltd Egon E Van Der Hoeven, President SK Innovation Co Ltd Jong Soo Lee, President & CEO SK Earthon Co Ltd Seong Myeong, dan CEO POSCO International Kye-In Lee.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Wakil Direktur Utama Oki Muraza.

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah menyatakan, kolaborasi dengan mitra global merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mempercepat transformasi menuju perusahaan energi kelas dunia.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk memperkuat kapabilitas teknis, membuka peluang pertumbuhan anorganik, serta mempercepat pengembangan teknologi rendah karbon melalui kolaborasi dengan mitra kelas dunia. Kemitraan global menjadi kunci untuk memperkuat posisi PHE dalam industri energi internasional sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Whisnu.

Rantai Nilai Regional

Baca juga : PHE Genjot Produksi Migas 2026 dan Kembangkan Energi Rendah Karbon

Dalam kemitraan dengan SK Group dan ExxonMobil, PHE menjajaki potensi pengembangan aset hulu migas dan peningkatan kinerja operasi.

Salah satu poin krusial adalah penjajakan CCS lintas batas antara Indonesia dan Korea Selatan.

Proyek ini bertujuan membangun rantai nilai CCS regional yang memanfaatkan kapasitas penyimpanan karbon di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dekarbonisasi sektor industri di Korea Selatan.

Sementara itu, kolaborasi dengan POSCO International mencakup deteksi peluang bisnis hulu di tingkat domestik maupun internasional melalui skema berbagi pengetahuan dan studi teknis-komersial.

Baca juga : AC Milan Menang di Derby Madonnina, Gol Pervis Estupinan Pangkas Jarak

Keduanya juga sepakat menjajaki pengembangan CCS Hub di Indonesia sebagai pusat pengurangan emisi karbon regional.

Sebagai bentuk keseriusan, PHE dan POSCO sepakat memperpanjang masa berlaku MoU hingga 31 Maret 2028.

Meski seluruh perjanjian ini masih bersifat kerangka kerja awal dan belum merupakan komitmen investasi yang mengikat, langkah ini mencerminkan visi PHE dalam mendorong inovasi teknologi dan prinsip penghentian.

Dalam operasionalnya, PHE menegaskan komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.