Dark/Light Mode

Volume Transaksi Melesat, BCA Implementasi QRIS Cross Border di Korsel

Jumat, 17 April 2026 20:28 WIB
QRIS Cross Border. (Foto: Dok. BCA)
QRIS Cross Border. (Foto: Dok. BCA)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA turut mengimplementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border di Korea Selatan (Korsel) sebagai bagian dari penguatan konektivitas sistem pembayaran yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI).

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, dukungan ini menjadi komitmen BCA untuk memenuhi kebutuhan nasabah saat bertransaksi di luar negeri.

“BCA siap mendukung implementasi layanan QRIS Cross Border di Korea Selatan. Kami mengapresiasi inisiatif BI dalam mengembangkan QRIS Cross Border sebagai solusi pembayaran yang mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat Indonesia di luar negeri,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Baca juga : Jelang Berlaku, Pengamat: Implementasi PP Tunas Perlu Persiapan Matang

Implementasi QRIS Cross Border di Korea Selatan secara resmi diluncurkan pada 1 April 2026. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam memperluas ekosistem pembayaran digital Indonesia di tingkat internasional.

Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara BI dan Bank of Korea untuk menghadirkan sistem pembayaran lintas negara yang lebih efisien dan inklusif.

Secara keseluruhan, QRIS Cross Border kini telah digunakan di lima negara, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Baca juga : Transaksi Nontunai Berkembang Pesat, Pembayaran Cash Tidak Boleh Ditolak

BI mengungkapkan hingga awal 2026, total transaksi QRIS lintas negara mencapai lebih dari 7,6 juta transaksi. Transaksi itu terdiri dari 5,9 juta transaksi inbound dan 1,7 juta transaksi outbound oleh masyarakat Indonesia di luar negeri.

BCA turut memberikan kontribusi bagi perkembangan transaksi QRIS Cross Border tersebut.

Berdasarkan penggunaannya di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, volume transaksi QRIS Cross Border yang diproses sistem BCA meningkat 185 persen secara tahun (year on yeary/yoy) per akhir Desember 2025.

Baca juga : Produksi Melimpah, Kementan Pastikan Stok Cabe Aman Dan Harga Terkendali

“Di periode yang sama, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 632 miliar, atau meningkat 148 persen yoy,” kata Hendra.

Menurutnya, sejauh ini, QRIS Cross Border telah mendukung kebutuhan nasabah yang beraktivitas di luar negeri, mulai dari transaksi ritel harian, konsumsi, hingga pembayaran di sektor pariwisata dan gaya hidup.

“BCA senantiasa berkomitmen mengembangkan dan memperluas layanan digital guna memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” tegasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.