Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BKSAP DPR Desak PBB Perkuat Peran Parlemen Dalam Agenda Global
Jumat, 17 April 2026 21:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh menyerukan penguatan peran parlemen dalam keterlibatan program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hal itu disampaikan Husein pada sesi pembahasan tentang Peran Parlemen terhadap PBB dalam Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 di Istanbul, Turki, Jumat (17/4/2026).
Husein menegaskan kerja-kerja PBB akan optimal apabila melibatkan parlemen. Ia bilang, parlemen sebagai representasi langsung rakyat harus dilibatkan secara aktif dalam setiap agenda PBB di lapangan.
Baca juga : Ziarah Ke Tebuireng, Zulhas Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Tantangan Global
"Delegasi Indonesia meyakini kehadiran PBB hanya di tingkat pemerintah tidak akan mencapai potensi maksimalnya tanpa keterlibatan aktif parlemen, sebagai institusi yang memegang mandat langsung dari rakyat," kata Husein.
Husein berharap PBB bertransformasi dalam hal koordinasi. Bukan cuma menjalin hubungan dengan eksekutif, melainkan juga melibatkan unsur legislatif melalui dialog.
"Kehadiran PBB harus bersifat mendukung (supportive), bukan mendikte. Setiap program di lapangan wajib selaras dengan prioritas nasional kami, termasuk visi Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai kemandirian energi dan penguatan sumber daya manusia melalui program nutrisi nasional," cetus Husein.
Baca juga : ABTI Gaspol Usai Lebaran, Siapkan Atlet Hadapi Agenda Padat 2026
Husein pun menyoroti pengalaman Turki dalam penanganan bencana sebagai contoh pentingnya integrasi antara lembaga PBB dan mekanisme legislatif. Menurutnya, sinergi tersebut mampu mempercepat pembentukan regulasi darurat dan mobilisasi bantuan.
Karena itu, Indonesia mendorong PBB untuk lebih aktif memfasilitasi peran parlemen dalam memperkuat ketahanan bencana di masing-masing negara.
Husein menegaskan keterlibatan PBB dengan parlemen juga harus mencakup isu-isu kemanusiaan global yang mendesak, termasuk konflik di Gaza.
Baca juga : Pemerintah Dorong Peran Perempuan Dalam Kepemimpinan Nasional
"Indonesia tidak akan berhenti mendesak PBB untuk mendukung resolusi gencatan senjata permanen dan penuh di Gaza," tegas politisi Partai Gerindra itu.
"Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra aktif dalam mereformasi PBB agar menjadi lembaga yang lebih inklusif, demokratis dan menghargai peran sentral parlemen nasional dalam menjaga perdamaian serta kemakmuran dunia," pungkasnya.
Selain Husein, pada sesi ini juga turut dihadiri Wakil Ketua BKSAP Fraksi Demokrat, Bramantyo Suwondo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya