Dark/Light Mode

BPS: Program MBG Dan Kopdes Merah Putih Topang Pertumbuhan Ekonomi Q1 2026

Selasa, 5 Mei 2026 14:24 WIB
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan rilis ekonomi kuartal I-2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Dok. BPS
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan rilis ekonomi kuartal I-2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Dok. BPS

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ikut mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi tumbuh 5,61 persen secara tahunan (yoy).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kontribusi kedua program tersebut terlihat dari kinerja sektor konstruksi dan pertanian.

Sektor konstruksi tumbuh 5,49 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan KDKMP.

Baca juga : Koperasi Desa Merah Putih Jadi Ujung Tombak

“Konstruksi tumbuh menguat sejalan dengan meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur fisik, salah satunya bertambahnya jumlah SPPG dan KDKMP,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, sektor konstruksi menjadi salah satu penyumbang utama ekonomi. Pada kuartal I-2026, kontribusinya mencapai 9,81 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Data Badan Gizi Nasional mencatat sebanyak 27.427 unit SPPG telah beroperasi hingga 5 Mei 2026. Jumlah ini melonjak dari 900 unit pada Maret 2025.

Baca juga : Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dan Pekerjaan Layak

Sementara itu, pemerintah tengah mempercepat pembangunan 30.000 KDKMP di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Selain konstruksi, program MBG juga mendorong sektor pertanian. Pada kuartal I-2026, sektor pertanian tumbuh 4,97 persen secara tahunan.

Kontribusi sektor ini terhadap PDB mencapai 12,57 persen, menjadikannya salah satu penopang utama ekonomi nasional.

Baca juga : Wamenkop: Kopdes Merah Putih Perluas Peluang Kerja Bagi Masyarakat

“Pertanian tumbuh sebesar 4,97 persen didorong oleh peningkatan produksi dan permintaan domestik. Peternakan juga tumbuh 11,84 persen seiring meningkatnya permintaan daging ayam ras dan telur,” kata Amalia.

Ia menambahkan, peningkatan permintaan tersebut juga dipengaruhi momen Ramadan dan Idulfitri serta pelaksanaan program MBG.

BPS menilai, realisasi berbagai program pemerintah tersebut ikut memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi. Dukungan dari sektor konstruksi dan pertanian diharapkan terus menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :