Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Konfederasi Buruh Vietnam atau Vietnam General Confederation of Labour (VGCL) melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada Rabu (6/5/2026).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama antarserikat buruh di kawasan Asia Tenggara. Dalam agenda utamanya, delegasi VGCL bertemu Presiden ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSBSI, Kementerian Ketenagakerjaan, serta meninjau langsung kegiatan industri di Pabrik Sepatu PT Adis di Tangerang.
VGCL merupakan satu-satunya konfederasi buruh di Vietnam dengan jumlah anggota mencapai jutaan pekerja yang tersebar di berbagai sektor industri.
Baca juga : Mc Donalds Dukung Film "Sepenuhnya Indonesia" Cermin Kebersamaan & Gotong Royong
Delegasi VGCL dipimpin Vice President of VGCL-Head of Delegation Phan Van Anh. Turut dalam rombongan tersebut yakni, Member of the VGCL Executive Committee, President of the Vietnam National Union of Maritime Mai Le Loi, Member of the VGCL Executive Committee, Chairwoman of the Board of Directors of Vietnam Trade Union Printing Company Tran Thi Mai Huong.
President of Lai Chau Provincial Federation of Labour Luong Xuan Truong, President of Lai Chau, Chairman of the Board of Directors of Trade Union Tourism Company Ngo Dai Dong, serta dua pejabat dari Department of General Affairs, yakni Ngo Ha Trang dan Hoang Thu Hang.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas buruh di tingkat regional.
"Kunjungan VGCL ini sangat strategis dalam mempererat hubungan serikat pekerja di kawasan ASEAN. Kita ingin memastikan perlindungan dan kesejahteraan buruh terus meningkat melalui kolaborasi lintas negara," kata Andi Gani.
Baca juga : Jelang INNOPROM 2026, RI Dan Rusia Genjot Kerja Sama Industri
Ia menambahkan, hubungan kerja sama antara KSPSI di bawah kepemimpinannya dengan VGCL selama ini terjalin sangat erat.
Beberapa bulan lalu, Andi Gani juga melakukan kunjungan ke Hanoi untuk memperkuat solidaritas antarserikat pekerja di kawasan ASEAN.
Dalam pertemuan tersebut, pihak VGCL juga menyampaikan usulan kepada Andi Gani selaku Presiden ASEAN TUC agar Pertemuan Tingkat Tinggi ASEAN TUC dapat diselenggarakan di Vietnam pada tahun ini.
Kerja sama kedua serikat buruh juga diperluas di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM). KSPSI akan mengirimkan sejumlah pengurusnya untuk menempuh pendidikan di universitas milik VGCL di Ho Chi Minh City.
Baca juga : Kunjungan Mendikdasmen ke NTT Perkuat Komitmen Pendidikan
Sebaliknya, VGCL juga akan mengirimkan pengurusnya ke Indonesia untuk mengikuti pendidikan perburuhan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan KSPSI.
Menurut Andi Gani, pertukaran pendidikan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas kader serikat pekerja di kedua negara sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antarorganisasi buruh di kawasan.
"Solidaritas buruh internasional harus terus diperkuat. Dengan bersatu, kita bisa memperjuangkan hak-hak pekerja secara lebih efektif," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya