Dark/Light Mode

BI: Cadangan Devisa RI Masih Aman Untuk Jaga Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 13:59 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) menegaskan posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat dan memadai untuk menjaga ketahanan eksternal serta stabilitas perekonomian nasional di tengah tingginya ketidakpastian global.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar 146,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Baca juga : BI: Cadangan Devisa Lebih Dari Cukup Untuk Stabilisasi Rupiah

“Level tersebut tetap kuat dan memadai dalam mendukung ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional,” ujar Ramdan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan sekitar 114 persen dari ukuran kecukupan cadangan devisa berdasarkan standar internasional yang ditetapkan Dana Moneter Internasional (IMF).

Baca juga : Tambah Anggaran Untuk Rakyat Kecil

Menurut dia, capaian itu mencerminkan kuatnya ketahanan eksternal Indonesia di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan global.

Ramdan menambahkan, BI senantiasa mengelola cadangan devisa secara terukur guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Baca juga : BI Dan Bareskrim Musnahkan 466 Ribu Lembar Rupiah Palsu

“Bank Indonesia terus mengoptimalkan pengelolaan cadangan devisa untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat kepercayaan pelaku pasar di tengah tingginya ketidakpastian global,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.