Dark/Light Mode

Menhaj Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Di Makkah

Jumat, 22 Mei 2026 07:20 WIB
Menhaj Irfan Yusuf menyapa jemaah haji Indonesia di depan Masjidil Haram dan berdialog dengan lansia di terminal Syib Amir, Rabu (20/5) malam. (Foto: MCH 2026)
Menhaj Irfan Yusuf menyapa jemaah haji Indonesia di depan Masjidil Haram dan berdialog dengan lansia di terminal Syib Amir, Rabu (20/5) malam. (Foto: MCH 2026)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi Dari Media Center Haji, Makkah

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi dedikasi para petugas haji Indonesia yang terus memberikan pelayanan kepada jemaah calon haji, terutama kalangan lanjut usia (lansia), di kawasan Masjidil Haram, Makkah. 

Apresiasi tersebut disampaikan Irfan Yusuf usai melakukan peninjauan langsung ke Terminal Syib Amir, salah satu titik layanan dan mobilisasi jemaah yang menjadi pusat aktivitas menuju Masjidil Haram, Rabu (20/5/2026]. 

Dalam peninjauan itu, Irfan melihat langsung bagaimana para petugas bekerja sejak pagi hari untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari pendampingan, pengaturan transportasi, hingga bantuan bagi jemaah lansia. 

Menurut dia, semangat para petugas menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah Indonesia di Tanah Suci. 

“Saya menemukan petugas-petugas yang luar biasa. Alhamdulillah, dengan semangat jemaah yang diimbangi petugas yang sigap, para sesepuh yang rata-rata berusia 80 tahun ini bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca juga : Firman Soebagyo: Negara Punya Kendali Terhadap Harga-Volume

Dia menilai, pelayanan yang diberikan para petugas menunjukkan komitmen kuat dalam mendampingi jemaah, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik dan membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah. 

Irfan mengatakan, kehadiran petugas yang sigap dan responsif sangat membantu para jemaah lansia agar tetap dapat beribadah dengan nyaman dan aman di tengah padatnya aktivitas di sekitar Masjidil Haram. 

Peninjauan langsung ke lapangan, kata dia, dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan tidak ada jemaah yang terabaikan. 

Selain memantau pelayanan, Irfan juga menyempatkan diri menyapa sejumlah jemaah asal Indonesia yang tengah menunggu transportasi menuju hotel masing-masing. 

Suasana hangat terlihat ketika Menteri Haji dan Umrah berbincang dengan beberapa jemaah asal Kalimantan. Dalam dialog tersebut, para jemaah menyampaikan apresiasi atas pelayanan petugas yang dinilai ramah, cepat, dan membantu. 

Menurut Irfan, berbagai masukan dari jemaah menjadi bahan penting bagi Kementerian Haji dan Umrah untuk terus melakukan perbaikan layanan. 

Baca juga : Eddy Martono: Para Eksportir Punya Pasar Yang Sudah Dibangun Lama

Dia menegaskan, Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui evaluasi berkala terhadap seluruh aspek operasional. 

“Kita akan selalu mengevaluasi. Kelebihan yang ada kita pertahankan dan kita tingkatkan, sementara kekurangan kita tutup dan perbaiki. Hal itu yang harus terus dilakukan,” ujarnya. 

Irfan menambahkan, evaluasi menjadi bagian penting agar pelayanan kepada jemaah Indonesia dapat terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji. 

Sementara itu, terkait dinamika antrean dan penumpukan bus di sejumlah terminal, Irfan meminta jemaah tetap tenang dan tidak khawatir. 

Dia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi akibat rekayasa lalu lintas yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi menjelang fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

Menurut dia, kebijakan pengaturan arus kendaraan itu membuat sejumlah bus harus mengambil jalur memutar sehingga berdampak pada waktu penjemputan dan perjalanan jemaah. 

Baca juga : DPR Minta Sistem Magang Dokter Muda Ditata Ulang

“Menjelang Arafah ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan Pemerintah Saudi, sehingga beberapa bus harus berputar-putar. Kami memaklumi keterlambatan tersebut, namun kami pastikan dan upayakan secara maksimal seluruh jemaah tetap terangkut kembali ke hotelnya masing-masing dengan aman,” ujarnya. 

Meski menghadapi tantangan operasional di lapangan, Irfan memastikan seluruh petugas tetap bekerja maksimal demi menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci. 

Dia juga meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan mengikuti arahan petugas agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar hingga puncak Armuzna nanti.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.