Dark/Light Mode

Dukung Swasembada Pangan, Brantas Abipraya Percepat Irigasi Merauke

Rabu, 3 Juni 2026 15:18 WIB
Brantas Abipraya mempercepat proyek irigasi rawa Merauke guna mendukung swasembada pangan, ketahanan pangan nasional, dan pengembangan pertanian Papua Selatan.
Brantas Abipraya mempercepat proyek irigasi rawa Merauke guna mendukung swasembada pangan, ketahanan pangan nasional, dan pengembangan pertanian Papua Selatan.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat penyelesaian proyek pembangunan jaringan irigasi rawa Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam Paket 2 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, guna mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Proyek strategis nasional tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pertanian di Papua Selatan sekaligus mendukung target pemerintah menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan baru di Indonesia Timur.

Dalam proyek ini, Brantas Abipraya mengerjakan pembangunan saluran primer, sekunder, tersier, hingga penyelesaian badan tanggul.

Sejumlah pekerjaan utama dilaporkan mendekati target, di antaranya realisasi galian primer yang telah mencapai 4,832 juta meter kubik dari total volume 4,968 juta meter kubik.

Baca juga : Dirjen Imigrasi Dukung OTT KPK yang Jerat Kepala Imigrasi Jakbar

Adapun pekerjaan galian sekunder dan tersier telah memenuhi target volume kontrak.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan perusahaan tetap optimistis dapat menuntaskan proyek meski menghadapi tantangan kondisi lahan rawa.

“Proyek ini memiliki tantangan yang cukup kompleks mengingat sebagian besar area pekerjaan berada pada lahan rawa. Namun dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta penambahan sumber daya yang kami lakukan, Brantas Abipraya berkomitmen menjaga produktivitas pekerjaan dan mendorong percepatan penyelesaian proyek,” ujarnya.

Untuk mempercepat pekerjaan, proyek saat ini didukung 104 unit excavator dan delapan unit bulldozer yang tersebar di sejumlah titik.

Baca juga : Mensesneg Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Karya Brantas Abipraya di Minahasa

Penambahan alat juga terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi, terutama pada area rawa basah yang membutuhkan metode kerja khusus.

Dian menambahkan, pembangunan jaringan irigasi yang andal dan berkelanjutan diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bagi petani di KSPP Wanam sepanjang tahun.

“Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, Brantas Abipraya juga menumbuhkan semangat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan membangun jaringan irigasi KSPP Wanam ini, kami mempertegas peran sebagai BUMN konstruksi yang berorientasi pada pembangunan nasional berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara mandiri pangan,” pungkas Dian Sovana.

Selain aspek konstruksi, proyek juga menerapkan prinsip green construction serta standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Baca juga : Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional KRL 12 Kereta

Pengembangan KSPP Wanam mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional.

Program tersebut memanfaatkan potensi lahan rawa sekitar 1 juta hektare untuk dikembangkan menjadi kawasan produktif, termasuk mendukung pencetakan sawah baru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.