Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah melemah 0,27 persen ke level Rp 18.016 per dolar AS pada pembukaan pagi ini dibanding perdagangan kemarin di level Rp 17.988 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia justru menguat menghadapi dolar AS. Yuan China menguat 0,05 persen, dolar Singapura naik 0,03 persen, yen Jepang menguat 0,11 persen, won Korea Selatan naik 0,35 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,03 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,09 persen ke level 99,42.
Baca juga : IHSG Mulai Bertenaga, Rupiah Masih Lemah
Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,56 persen ke level Rp 24.191, terhadap dolar Hong Kong menguat 0,53 persen ke level Rp 2.300, dan terhadap dolar Australia naik 0,46 persen ke level Rp 12.842.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi kembali tertekan oleh penguatan dolar AS yang mendapat dukungan dari meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
“Ditambah Data ketenagakerjaan ADP dan indeks sektor jasa ISM Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan juga turut menopang penguatan dolar AS," ujarnya Kamis (4/6/2026).
Baca juga : Awal Pekan Rupiah Dibuka Melemah di Posisi Rp 17.864
Menurutnya, sentimen domestik yang masih negatif turut membebani pergerakan rupiah.
Namun, ia menilai Bank Indonesia berpotensi melakukan intervensi lebih agresif seiring rupiah yang kembali mendekati level psikologis baru.
"Sentimen domestik masih buruk, namun kembali mendekati level psikologis baru, kemungkinan Bank Indonesia akan melakukan intervensi secara agresif," katanya.
Baca juga : Pasca Libur Idul Adha, Rupiah Masih Loyo di Level Rp 17.859
Lukman memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya