Dark/Light Mode

MR.D.I.Y. Komit Pertahankan Harga Tetap Dukung UMKM & Bisnis Keberlanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 17:34 WIB
Foto: Dok MR D.I. Y Indonesia
Foto: Dok MR D.I. Y Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjaga rumah tangga dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap berjalan beriringan mendorong masyarakat Indonesia untuk semakin cermat dalam mengelola pengeluaran.

Konsumen kini lebih selektif dan terencana dalam berbelanja, memastikan setiap rupiah memberikan nilai terbaik, mulai dari kebutuhan rumah tangga sehari-hari hingga perlengkapan dan bahan baku usaha.

Menanggapi kondisi tersebut, Prita Ghozie perencana keuangan mengatakan, bahwa di tengah iklim ekonomi yang terus bergerak, masyarakat kini semakin menginginkan kepastian pengeluaran agar kebutuhan rumah tangga maupun usaha tetap dapat berjalan dengan lebih terencana.

Prita menambahkan, di tengah kondisi perekonomian saat ini,  kepastian harga bukan sekadar keuntungan belanja, tetapi juga bagian dari perencanaan keuangan yang sehat.

"Ketika harga suatu produk bisa diprediksi, konsumen maupun pelaku usaha kecil dapat mengalokasikan anggaran mereka dengan lebih terencana dan tidak reaktif terhadap perubahan harga,” ujar Prita dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Prita menambahkan, bagi pelaku UMKM, terutama yang baru merintis, kestabilan harga juga membantu mereka membuat keputusan pembelian yang lebih terencana dan mengalokasikan anggaran secara lebih efektif.

"Dengan begitu, energi dan fokus dapat dialihkan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis,” katanya. 

Kondisi tersebut dirasakan oleh masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga, pelaku UMKM, hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Annisa Amelia, seorang ibu rumah tangga berusia 25 tahun asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merasakan langsung pentingnya konsistensi harga dalam menjalankan usaha sehari-hari.

Baca juga : Idul Adha dan Ketahanan Pangan Umat Di Tengah Krisis Global

Bersama sang suami, ia menjalankan usaha bernama Ice Cream BJM yang kini menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarganya.

Selama tiga tahun terakhir, Annisa bersama suami mengembangkan usaha es krim yang dipasarkan di sekolah-sekolah hingga pasar malam.

Kini, usaha dengan omset harian hingga Rp250 ribu tersebut juga dibantu oleh satu orang karyawan yang bertugas berjaga dan menjual produk mereka.

Dengan target konsumen anak-anak sekolah dan keluarga, Annisa tetap berupaya menjaga kualitas sekaligus harga jual produknya agar tetap terjangkau bagi pelanggan.

Namun di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, ia mengaku perlu semakin cermat dalam mengatur kebutuhan usaha sehari-hari, mulai dari bahan baku hingga perlengkapan pendukung jualan.

“Sekarang banyak harga barang yang naik, mulai dari plastik sampai bahan baku. Tapi pembeli kami anak-anak sekolah, uang jajannya terbatas. Jadi kami nggak bisa asal naikkan harga. Memang prioritas kami salah satunya adalah upgrade kemasan supaya lebih rapi dan nyaman dilihat orang.

"Di MR.D.I.Y. dengan Rp100 ribu saja sudah bisa dapat banyak kebutuhan buat jualan maupun kebutuhan rumah tangga, jadi pengeluaran terasa lebih efisien,” ujar Annisa.

Di tengah kondisi tersebut, Annisa tetap berusaha mengembangkan usahanya secara bertahap.

Baginya, tampilan produk menjadi salah satu faktor penting untuk menarik perhatian pembeli.

Baca juga : Reswara Dorong Kemandirian Masyarakat, Lewat Program CSR & Bisnis Keberlanjutan

Ia mulai mengganti spanduk jualannya agar lebih rapi dan menarik, serta memperbarui perlengkapan jualannya, salah satunya box penyimpanan dengan kualitas dan tampilan yang lebih bagus.

Box penyimpanan tersebut dapat dengan mudah Annisa dapatkan di MR.D.I.Y. Indonesia bersama dengan produk penunjang usaha lainnya seperti aluminium foil, sendok es krim (ice cream scoop), hingga lakban, semua tersedia dalam satu toko.

Selain kebutuhan usaha, Annisa juga mengandalkan MR.D.I.Y. Indonesia untuk berbagai kebutuhan rumah tangganya. Bagi Annisa yang tinggal di Kalimantan Selatan, konsistensi harga menjadi hal yang sangat berarti.

Ia merasa lebih tenang karena bisa mendapatkan harga produk yang tetap sama tanpa perlu khawatir ada perbedaan harga berdasarkan wilayah.

“Buat saya, harga yang tetap sama dan terjangkau bukan sekadar soal penghematan, tapi juga membantu usaha kami terus berjalan dan berkembang. Bahkan selain untuk kebutuhan jualan, saya juga bisa sekalian membeli kebutuhan rumah yang memang sudah harus diganti,” kata Annisa.

Pengalaman serupa juga dirasakan Anastasya Raudothul Jannah atau akrab disapa Tasya, 19 tahun, asal Rajeg, Tangerang. Tasya merasakan manfaat komitmen “Harga Tetap Sama” dalam mengatur kebutuhan pribadinya di masa transisi setelah menyelesaikan masa magang sambil mencari pekerjaan.

Tasya pertama kali mengunjungi MR.D.I.Y. Indonesia bersama rekan magangnya, tak lama setelah salah satu toko di area Rajawali, Tangerang, baru dibuka.

Sebagai anak magang, saat itu ia membawa uang sekitar Rp100 ribu untuk membeli kebutuhan pribadi seperti gantungan baju, aksesori rambut, hingga alat tulis.

Di luar ekspektasinya, berbagai kebutuhan tersebut bisa didapatkan dengan harga yang tetap terjangkau.

Baca juga : Telkom Group Perkuat Layanan Pelanggan Dukung Kelancaran Ibadah Haji 2026

“Waktu itu saya sempat takut uangnya nggak cukup. Tapi ternyata masih bisa beli beberapa kebutuhan dan tetap merasa tenang saat di kasir. Buat saya, harga yang tetap sama seperti ini membantu banget, apalagi sekarang saya masih cari kerja dan harus lebih berhitung soal pengeluaran,” tutur Tasya.

Setelah kunjungan pertamanya, Tasya kembali beberapa kali berbelanja di MR.D.I.Y. Indonesia dan merasakan bahwa harga produk tetap konsisten meskipun harga kebutuhan lain mulai meningkat.

Di tengah kondisinya yang belum memiliki penghasilan tetap, hal tersebut membuatnya merasa lebih tenang dalam mengatur pengeluaran sehari-hari. Merespon kebutuhan masyarakat akan kepastian harga barang, MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan komitmen “Harga Tetap Sama” sebagai upaya menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap dapat memperoleh nilai terbaik untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

“Melalui komitmen ‘Harga Tetap Sama’, kami ingin menegaskan bahwa keterjangkauan harga tetap menjadi prioritas utama MR.D.I.Y. Indonesia. Di tengah lanskap ekonomi yang terus bergerak, kami ingin pelanggan tetap dapat menjalani keseharian dan mengembangkan usaha mereka dengan lebih tenang dan tetap memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari mereka, mulai dari perlengkapan rumah tangga serta kegiatan usaha dengan harga dan kualitas terbaik,” ujar Direktur/VP Retail Management MR.D.I.Y. Indonesia Hendra Kurniawan dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026) 

Hendra menambahkan, dengan jaringan lebih dari 1.300 toko yang tersebar di seluruh Indonesia, MR.D.I.Y. Indonesia terus berupaya menghadirkan akses terhadap produk yang hemat, lengkap, dan dekat secara lebih merata bagi masyarakat Indonesia.

Sebagai bagian dari edukasi masyarakat tentang “Harga Tetap Sama”, pada 28 Mei 2026 MR.D.I.Y. Indonesia juga menghadirkan instalasi giant padlock di Terowongan Kendal, Jakarta dan kegiatan aktivasi di Car Free Day di berbagai wilayah di Indonesia.

“Komitmen ‘Harga Tetap Sama’ dari MR.D.I.Y. Indonesia memberikan fondasi yang nyata bagi masyarakat untuk terus melangkah dengan percaya diri, baik dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun menjalankan usaha mereka sehari-hari,” kata Prita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.