Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Redam Kenaikan Harga, Bulog Usul Dagang Beraskita Premium
Sabtu, 20 Juni 2026 06:40 WIB
Sebelumnya
“As soon as possible, biar masyarakat tenang,” katanya.
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah menilai positif usulan Bulog soal penanganan stabilisasi beras premium, dengan membuat program yang mirip SPHP.
“Usulan ini baik, karena Pemerintah perlu masuk di semua jenis kualitas beras. Medium sudah ditangani dengan SPHP, maka harus bisa juga menstabilkan harga beras premium, dengan skema yang sama,” kata Trubus kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : RI Suarakan Ketahanan Pangan Dan Energi Dunia
Menurut Trubus, hal ini juga menjadi langkah strategis bagi Pemerintah karena menunjukkan kepeduliannya pada seluruh segmen masyarakat.
“Kalau masyarakat tidak mampu, ada bantuan pangan, untuk yang mampu ada beras SPHP. Selanjutnya, yang beli beras premium pun perlu diperhatikan Pemerintah,” sarannya.
Hanya saja, sambung dia, harga yang dipatok untuk beras berkualitas premium, bisa sedikit di atas harga beras SPHP.
Baca juga : Dinas SDA Pantau Titik Banjir Secara Real-time
“Karena kan segmennya berbeda, kemampuan daya belinya beda, jadi harganya juga bisa dibedakan,” imbaunya.
Terpenting, kata dia, Pemerintah melalui berbagai instansi terkait, punya beragam instrumen untuk stabilisasi harga pangan.
Serta, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga pangan strategis, termasuk beras, guna menjaga daya beli masyarakat. Dan memastikan ketersediaan pasokannya di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga : Jerman Vs Pantai Gading, Laga Taktis Layak Permainan Catur
Ia mengingatkan, stabilitas harga pangan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor produksi. Tetapi juga kelancaran distribusi dari daerah sentra produksi menuju pusat-pusat konsumsi, sehingga Pemerintah perlu memastikan rantai distribusi logistik tetap berjalan efisien.
“Kelancaran distribusi dari sentra produksi ke daerah konsumsi perlu terus diperkuat karena ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas harga pangan,” tutupnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya