Dark/Light Mode

Layanan Rumah Tangga bTaskee Beri Kemudahan Pelanggan Jalani Aktivitas Harian

Senin, 22 Juni 2026 15:24 WIB
Layanan rumah tangga bTaskee Indonesia (Foto: Dok. bTaskee Indonesia)
Layanan rumah tangga bTaskee Indonesia (Foto: Dok. bTaskee Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pekerjaan rumah tangga sering kali dianggap sebagai aktivitas sederhana yang hanya memerlukan tenaga fisik. Namun, di balik aktivitas sehari-hari seperti mencuci piring, membersihkan kamar mandi, merapikan kamar, atau mengatur kebutuhan rumah tangga lainnya, terdapat beban mental yang sering kali tidak terlihat namun terus berjalan di dalam pikiran seseorang.

Psikolog Adriana Amalia menjelaskan bahwa pekerjaan rumah tangga tidak hanya melibatkan aktivitas fisik, tetapi juga proses mental yang dikenal sebagai mental labor atau cognitive household labor. Aktivitas ini mencakup mengingat, merencanakan, mengantisipasi, mengoordinasikan, serta memantau berbagai kebutuhan rumah tangga yang berlangsung secara terus menerus.

"Banyak orang menilai pekerjaan rumah tangga dari hasil akhirnya, apakah rumah bersih atau pekerjaan selesai. Padahal ada serangkaian proses berpikir yang terjadi di baliknya, mulai dari mengingat kebutuhan rumah, mengatur jadwal, hingga memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Aktivitas mental ini dapat berlangsung tanpa henti dan pada akhirnya memicu kelelahan emosional," jelas Adriana, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (22/6/2026).

Baca juga : Inggris Bangkit, Harry Kane Pimpin Kemenangan Dramatis atas Kroasia

Menurutnya, kondisi ini semakin sering terjadi pada masyarakat urban yang harus menjalankan banyak peran sekaligus dalam satu waktu. Seseorang dapat berperan sebagai karyawan, pasangan, orang tua, pengelola rumah tangga, hingga caregiver bagi anggota keluarga lainnya. Ketika berbagai tanggung jawab tersebut berjalan bersamaan, seseorang dapat mengalami role overload atau kelebihan beban peran yang berpotensi meningkatkan stres, kelelahan emosional, burnout, hingga menurunkan kualitas hidup dan kepuasan relasi.

Adriana menambahkan, kelompok yang paling rentan mengalami beban mental rumah tangga adalah ibu bekerja, orang tua dengan anak kecil, caregiver keluarga, serta individu yang memiliki kecenderungan perfeksionis dan merasa harus mengendalikan seluruh urusan rumah tangga sendiri.

"Dalam kondisi seperti ini, support system menjadi sangat penting. Bantuan yang diterima bukan hanya mengurangi pekerjaan fisik, tetapi juga mengurangi beban pengambilan keputusan, pengawasan, dan antisipasi terhadap berbagai kebutuhan rumah tangga yang sering kali menguras energi psikologis," tambah Adriana.

Baca juga : Liburan dan Tahun Ajaran Baru Bersamaan, Begini Atur Keuangan

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, berbagai bentuk dukungan rumah tangga modern mulai berkembang untuk membantu masyarakat mengelola kesehariannya secara lebih efektif. Kehadiran support system yang tepat dinilai dapat membantu mengurangi beban pekerjaan rumah tangga sekaligus memberikan ruang bagi individu untuk mengalokasikan waktu dan energi mereka pada aspek kehidupan lainnya.

Menurut Diana Liudin, Marketing Manager bTaskee Indonesia, kebutuhan masyarakat terhadap layanan rumah tangga terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas dan berbagai tanggung jawab yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami melihat banyak pelanggan harus membagi waktu mereka untuk berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, keluarga, hingga kebutuhan rumah tangga. Dalam kondisi tersebut, kehadiran layanan yang mudah diakses dan dapat diandalkan menjadi salah satu bentuk dukungan yang membantu mereka mengelola kesehariannya dengan lebih praktis dan efisien," ujar Diana.

Baca juga : Santai Seaplane Resmikan Pangkalan Banyuwangi Konektivitas Jatim & Sekitarnya

Ia menambahkan, setiap rumah tangga memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, akses terhadap layanan yang fleksibel dan sesuai kebutuhan menjadi semakin penting untuk membantu masyarakat mengatur waktu dan energi mereka dengan lebih baik.

Sebagai platform layanan rumah tangga, bTaskee Indonesia melihat bahwa dukungan dalam mengelola kebutuhan rumah tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan tertentu, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dukungan tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari bantuan kebersihan rumah, perawatan rumah tangga, hingga layanan yang membantu pelanggan menghemat waktu dan tenaga.

Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan kesehatan mental, kehadiran berbagai bentuk dukungan rumah tangga diharapkan dapat membantu masyarakat mengalokasikan waktu, energi, dan perhatian mereka pada hal-hal yang lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.