Dark/Light Mode

INDEF Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 28 Juni 2026 17:09 WIB
Foto: INDEF.
Foto: INDEF.

RM.id  Rakyat Merdeka - Head of Center of Industry, Trade and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho menilai, berbagai indikator makroekonomi nasional menunjukkan kinerja yang cukup baik di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Meski demikian, ia berpandangan bahwa sejumlah sektor strategis masih memerlukan perhatian dan penguatan agar pertumbuhan ekonomi dapat semakin inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Andry, pemerintah telah menjalankan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu terus diantisipasi, seperti penguatan sektor manufaktur, optimalisasi realisasi investasi, serta peningkatan daya beli masyarakat.

Baca juga : Rajiv: GP NasDem Padel Cup Perkuat Kolaborasi Dan Semangat Hidup Sehat

"Kita melihat ada berbagai capaian positif yang telah diraih. Namun, tantangan di sektor riil juga perlu terus menjadi perhatian agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Andry juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan kebijakan ekonomi secara berkelanjutan.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, akademisi, asosiasi industri, serta lembaga riset ekonomi.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan membantu menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga : CKB Logistics Perkuat Kolaborasi Lewat Supply Chain Forum 2026

Selain itu, Andry menilai transparansi dan komunikasi publik yang baik merupakan elemen penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha.

“Komunikasi yang efektif akan semakin memperkuat iklim investasi serta mendukung implementasi kebijakan ekonomi yang lebih optimal,” tuturnya.

Andry menegaskan bahwa INDEF mendukung berbagai upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional.

Ia berharap, ruang dialog dan pertukaran gagasan antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat terus diperkuat sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan.

Baca juga : Dongkrak Pariwisata, BNPP Percepat Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano

“Masukan dari berbagai pihak hendaknya dipandang sebagai bentuk partisipasi dalam membangun perekonomian nasional, sehingga tercipta kebijakan yang semakin efektif, akuntabel, dan mampu menjawab berbagai tantangan ekonomi ke depan,” ucap Andry.

Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjaga momentum pertumbuhan, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.