Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tanam 15.000 Mangrove, AHM Perkuat Ekowisata Tambaksari Karawang
Rabu, 22 Juli 2026 22:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Astra Honda Motor (AHM) menanam 15.000 bibit mangrove sekaligus membangun rumah bibit di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat konservasi pesisir dan mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan.
Program yang dilaksanakan pada Rabu itu juga mencakup pembangunan gerbang landmark kawasan dan papan edukasi mangrove guna memperkuat identitas Ekowisata Mangrove Tambaksari sebagai kawasan konservasi, pusat pembibitan, serta ruang pembelajaran mengenai ekosistem pesisir.
Sebanyak 15.000 bibit yang ditanam terdiri atas jenis bakau (Rhizophora sp.) dan api-api (Avicennia sp.). Keberadaan mangrove diharapkan menjadi benteng alami yang meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
Kepala Desa Tambaksari Katam mengatakan pengembangan kawasan mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata.
Baca juga : Takeda dan Indonesia Perkuat Ketahanan Kesehatan & Industri Biofarmasi
"Menjaga kawasan mangrove adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari dapat terus tumbuh sebagai kawasan konservasi yang membanggakan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang," katanya dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
Program tersebut melibatkan lebih dari 80 peserta yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, pemerintah kecamatan dan desa, sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, serta karyawan AHM.
Salah seorang peserta dari SMAN 2 Cikampek, Naysilla Nurfadillah mengatakan, kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui aksi sederhana seperti menanam mangrove.
"Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi langkah kecil untuk menjaga lingkungan sekaligus menginspirasi generasi muda agar semakin peduli terhadap alam," ujarnya.
Baca juga : Pacitan 70 Mil Dukung Pertumbuhan Ekosistem Wisata Berkelanjutan
AHM menyatakan kegiatan itu merupakan kelanjutan program rehabilitasi mangrove yang dimulai sejak tahun lalu. Selain penanaman, perusahaan juga menjalankan pembibitan, pemeliharaan, hingga pemberdayaan masyarakat di kawasan tersebut.
Hingga kini, sebanyak 21.400 pohon mangrove telah tumbuh di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan.
Menurut dia, kawasan konservasi yang terjaga berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Baca juga : Kanada Vs Maroko, Maroko Tebar Ancaman Kanada Jangan Lengah
"Kami tidak hanya melanjutkan rehabilitasi mangrove, tetapi juga memperkuat pengembangan kawasan melalui sarana konservasi dan edukasi. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari terus berkembang sebagai kawasan konservasi, pusat pembelajaran lingkungan, sekaligus destinasi wisata yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Muhibbuddin.
Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) AHM di bidang lingkungan. Sejak 2012, perusahaan secara konsisten menjalankan berbagai program konservasi dan penghijauan di sejumlah wilayah Indonesia untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya