Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
Menko PM Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
Minggu, 9 Agustus 2026 15:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemberdayaan masyarakat di kawasan pesisir tidak selalu bermula dari usaha berskala besar.
Di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, usaha sederhana yang dijalankan perempuan di rumah hingga produk olahan hasil laut menjadi bagian dari penggerak ekonomi keluarga.
Hal tersebut terlihat saat Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar mengunjungi Desa Watuagung, kawasan Pulau Mengare, Gresik.
Di tengah masyarakat yang kehidupannya lekat dengan potensi perikanan, tambak, dan hasil laut, Muhaimin melihat langsung bagaimana akses pembiayaan dan pemberdayaan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) membantu pelaku usaha ultra mikro mengembangkan usaha sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Kawasan Mengare memiliki potensi ekonomi yang besar. Masyarakat setempat selama ini menggantungkan kehidupan pada perikanan, pertambakan, perdagangan hasil laut, serta berbagai produk olahan.
Di Desa Watuagung terdapat sekitar 3.000 penduduk, dengan 1.492 di antaranya perempuan berdasarkan data BPS 2025. Dari jumlah tersebut, 60 persen merupakan nasabah PNM Mekaar.
Besarnya jumlah nasabah tersebut menunjukkan potensi ekonomi masyarakat ultra mikro di kawasan pesisir yang masih terbuka untuk terus dikembangkan.
Bagi PNM, pembiayaan menjadi pintu masuk. Namun, pemberdayaan menjadi bagian penting untuk memastikan usaha nasabah tidak berhenti pada kemampuan memperoleh modal, tetapi terus berkembang dan memiliki nilai tambah.
Baca juga : Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro
Salah satu contohnya adalah Lisminah, perempuan yang mempertahankan usaha pembuatan terasi secara turun-temurun. Dengan dukungan PNM Mekaar, usahanya berkembang dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, hingga pemasaran.
Usaha yang sebelumnya menjadi aktivitas ekonomi keluarga tersebut kini berkembang menjadi sumber penghasilan utama sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Kisah Lisminah menjadi gambaran bahwa naik kelas bagi nasabah PNM Mekaar bukan semata-mata mengenai peningkatan plafon pembiayaan.
Lebih dari itu, keberhasilan juga ditandai dengan peningkatan produksi, perluasan pasar, perbaikan kualitas produk, kepemilikan legalitas, pembangunan merek, hingga terciptanya manfaat ekonomi yang lebih luas.
Karena itu, PNM mendorong pendekatan pemberdayaan melalui klasterisasi usaha. Di Mengare, potensi hasil laut masyarakat tidak hanya diarahkan untuk dijual sebagai komoditas mentah, tetapi dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.
Pendampingan mencakup proses produksi, sertifikasi halal, legalitas usaha, branding, hingga pengemasan. Pendekatan tersebut membuka peluang agar produk lokal memiliki daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dukungan terhadap pendekatan ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan tersebut juga mendapat perhatian dari Muhaimin.
Dalam kunjungannya, dia melihat penguatan masyarakat tidak cukup dilakukan dengan membuka akses pembiayaan, tetapi perlu dilanjutkan dengan pendampingan agar usaha masyarakat semakin produktif dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Baca juga : PNM Mekaar Jadi Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah di Tepian Indonesia
“Sangat efektif untuk membantu ekonomi keluarga dan saya mendapat kabar yang menggembirakan, AO-nya pun tulang punggung keluarga di sini yang juga sangat aktif,” ujar Muhaimin.
Pendekatan tersebut semakin relevan bagi masyarakat pesisir seperti Mengare. Sebab, potensi ekonomi sebenarnya telah tersedia di sekitar masyarakat.
Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut diolah menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar.
Pemberdayaan PNM juga tidak berhenti pada peningkatan ekonomi orang tua. Melalui program Ruang Pintar, PNM menghadirkan ruang belajar dan pengembangan kapasitas bagi keluarga serta anak-anak nasabah PNM Mekaar yang memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran tambahan.
Mereka mendapatkan pendampingan belajar secara gratis dengan dukungan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan semangat belajar dan mengembangkan potensi.
Kehadiran Ruang Pintar menunjukkan bahwa pemberdayaan memiliki dimensi yang lebih panjang.
Ketika seorang ibu diperkuat melalui usaha, manfaatnya tidak berhenti pada pendapatan keluarga hari ini. Ada kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan akses belajar yang lebih baik sekaligus membangun fondasi agar generasi berikutnya memiliki peluang yang lebih besar. Inilah wajah pemberdayaan yang terlihat di Mengare.
Pembiayaan memberikan kesempatan untuk memulai dan mengembangkan usaha. Pendampingan membantu nasabah memperbaiki kapasitas dan kualitas usaha.
Baca juga : Semester I 2026, PNM Perkuat Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pengusaha Ultra Mikro
Klasterisasi membuka peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal. Sementara Ruang Pintar memperluas manfaat pemberdayaan hingga pendidikan anak-anak nasabah.
Direktur Utama PNM Kindaris meyakini ukuran keberhasilan pemberdayaan bukan hanya berapa banyak pembiayaan yang disalurkan, tetapi sejauh mana pembiayaan tersebut mampu menciptakan perubahan dalam kehidupan masyarakat.
“Perubahan itu hadir dalam bentuk yang sederhana namun nyata, usaha yang tumbuh, pendapatan keluarga yang menguat, lapangan kerja yang terbuka, dan anak-anak yang mendapatkan kesempatan belajar lebih baik,” jelas Kindaris.
Di tengah potensi besar Pulau Mengare, cerita tersebut memperlihatkan bahwa ketika masyarakat mendapatkan akses dan pendampingan yang tepat, usaha ultra mikro dapat menjadi lebih dari sekadar sumber penghasilan.
Usaha tersebut dapat menjadi titik awal bagi keluarga untuk tumbuh, bagi masyarakat untuk berdaya, dan bagi potensi desa untuk berubah menjadi kekuatan ekonomi.
Mengusung tagar #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru.
Inisiatif tersebut ditujukan untuk memperluas dampak pemberdayaan dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya