Dark/Light Mode

SP PDSI Tekankan Pertamina Drilling Jadi Pusat Kompetensi Pengeboran

Rabu, 26 Agustus 2026 15:00 WIB
Ketua Umum SP PDSI Rahmat Wijaya dalam Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) yang diselenggarakan di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Mundu, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).
Ketua Umum SP PDSI Rahmat Wijaya dalam Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) yang diselenggarakan di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Mundu, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Serikat Pekerja Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) menekankan penguatan Pertamina Drilling sebagai pusat kompetensi pengeboran Pertamina di tengah proses transformasi dan penataan ulang (streamlining) perusahaan.

Ketua Umum SP PDSI Rahmat Wijaya mengatakan, transformasi Pertamina harus diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, sekaligus memperkuat kapabilitas strategis yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Buat kita, para pekerja, perubahan itu kita tidak pernah takuti. Tapi kita mau perubahan yang meningkatkan efisiensi, memperkuat kreasi, dan menciptakan nilai bagi Pertamina," kata Rahmat Wijaya dalam Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) yang diselenggarakan di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Mundu, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

Forum tersebut dihadiri oleh Presiden FSPPB Arie Gumilar, aktivis energi Ugan Gandar, VP Human Capital PDSI Abimanyu Suryadi, Corporate Secretary Pertamina Drilling Contractor (PDC) Ani Aryani.

Hadir juga pengamat energi nasional Sofyano Zakaria, Ferdinand Hutahaean, Salamuddin Daeng dan Marwan Batubara. Serta perwakilan serikat pekerja konstituen FSPPB untuk membahas masa depan bisnis pengeboran dan posisi strategis PDSI dalam ekosistem hulu migas.

Menurut Rahmat, salah satu kapabilitas strategis yang perlu diperkuat adalah kompetensi di bidang drilling.

Kompetensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah rig atau bisnis jasa sewa rig, tetapi juga mencakup pengalaman, pengetahuan, dan keberlanjutan produksi.

“Di balik setiap rig kita yang beroperasi, ada kompetensi, ada pengalaman, dan ada keberlanjutan produksi, serta ada ketahanan energi di sana.” Rahmat menyampaikan hal tersebut dalam momentum peringatan ulang tahun ke-16 SP PDSI.

Baca juga : FSPPB Dorong PDSI Jadi National Drilling Champion Indonesia

Ia menilai, keberadaan Indonesia Drilling Training Center (IDTC) memiliki arti penting dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi masa depan industri pengeboran.

“Karena masa depan drilling sebenarnya tidak hanya berapa jumlah rig yang saat ini kita operasikan, tapi seberapa kompeten kita untuk bersaing di masa depan.”

“Karena itu, SP PDSI berpandangan bahwa PDSI harus diperkuat sebagai pusat kompetensi drilling Pertamina.”

Rahmat menegaskan, PDSI tidak semestinya hanya dipandang sebagai perusahaan penyedia rig.

“PDSI harus semakin kuat dalam menguasai people, technology, equipment, knowledge, operational excellence di bidang drilling, dan well services.”

Pekerja Harus Ikut Memperkuat Perusahaan

Momentum ulang tahun ke-16, kata Rahmat, juga menjadi kesempatan bagi serikat pekerja untuk melakukan introspeksi.

Ia mengajak pekerja tidak hanya mempertanyakan apa yang diberikan perusahaan, tetapi juga kontribusi pekerja terhadap perusahaan.

“Kita tidak lagi bertanya apa yang diberikan perusahaan buat kita. Tapi kita harus bertanya, apa yang pekerja berikan untuk membuat perusahaan kita semakin kuat.”

Baca juga : ANP Timor Leste Tinjau IDTC Pertamina Drilling, Perkuat SDM Migas

Ia mengatakan, pekerja harus mampu membawa perusahaan menjadi lebih kompetitif dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi Pertamina.

Dalam sarasehan tersebut, SP PDSI berharap muncul diskusi yang terbuka, objektif, kritis, dan konstruktif mengenai masa depan Pertamina, khususnya Pertamina Drilling.

“SP PDSI siap menjadi mitra strategis dan kritis bagi manajemen. Kita mendukung perubahan yang menciptakan nilai, kita mendukung efisiensi yang benar-benar meningkatkan daya saing.”

Meski demikian, Rahmat mengingatkan, agar proses transformasi tetap memperhatikan keselamatan operasi, keberlangsungan bisnis, kompetensi strategis, dan keberlanjutan pekerja.

Menurut Rahmat, penguatan kompetensi pengeboran pada akhirnya berkaitan dengan kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga kemampuan Pertamina dalam mendukung kedaulatan energi nasional.

“Yang kita bicarakan bukan sekadar bentuk organisasi, yang kita bicarakan adalah bagaimana menjaga dan memperkuat kemampuan Pertamina dalam melakukan pengeboran demi kedaulatan energi Indonesia," katanya.

Ia pun mengajak seluruh pekerja menjaga perusahaan melalui kinerja, profesionalisme, keselamatan, integritas, dan persatuan.

“Mari kita jaga Pertamina dengan keselamatan dan integritas. Dan mari kita jaga perusahaan ini dengan persatuan yang kuat antar pekerjanya.”

Baca juga : PDC Latih Warga Rokan Hilir Ubah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai

Menutup sambutannya, Rahmat menyampaikan harapan, agar SP PDSI semakin profesional, bersatu, bermartabat, dan bersemangat setelah memasuki usia ke-16.

“Bumi Pertiwi kaya energi, dijaga bersama sepanjang masa. Mari bersinergi sepenuh hati, PDSI buat Indonesia berjaya.” tutup Rahmat berpantun.

Sementara itu, Vice President Human Capital Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) Abimanyu Suryadi menegaskan pentingnya mempertahankan dan memperkuat PDSI sebagai bagian dari bisnis pengeboran Pertamina di tengah proses transformasi organisasi.

Abimanyu mengatakan, kompetensi pekerja di lingkungan Pertamina tidak seragam. Karena itu, penguatan organisasi dan kompetensi menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan.

Abimanyu juga menyampaikan bahwa proses transformasi Pertamina masih dalam tahap kajian. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pembahasan tersebut masih berlangsung hingga September.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.