Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dari Penghasilan Jadi Harapan, PNM Bantu Tika Buka Lapangan Kerja
Kamis, 27 Agustus 2026 15:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebuah pekerjaan tak selalu berhenti pada penghasilan. Bagi Tika Wulandari, menjadi Account Officer PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membuka jalan untuk membantu ekonomi keluarga, mewujudkan impian sang ayah memiliki perahu sendiri, hingga menciptakan kesempatan kerja bagi puluhan orang.
Tika tumbuh dalam keluarga nelayan dengan kondisi ekonomi terbatas. Ayahnya bekerja mengikuti kapal milik orang lain dengan penghasilan yang tidak menentu.
Sejak kecil, Tika terbiasa membantu orang tua. Bahkan setelah lulus SMK, dia memilih bekerja terlebih dahulu karena ingin membantu keluarga dan tidak menambah beban orang tua.
Pada 2019, Tika bergabung sebagai Account Officer Mekaar di PNM. Pekerjaannya mempertemukan dia dengan banyak ibu prasejahtera yang berjuang mengembangkan usaha.
Kedekatan dengan para nasabah membuat Tika melihat perjuangan mereka seperti perjuangan keluarganya sendiri.
“Yang saya bayangkan adalah saya seperti menolong ibu saya sendiri,” kenang Tika.
Baca juga : Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
Dari penghasilannya, Tika mulai menyisihkan uang untuk kebutuhan keluarga. Dia menabung untuk membeli sepeda motor sebagai penunjang pekerjaan dan membantu ibunya membeli sapi.
Hingga pada 2022, Tika berhasil mewujudkan impian ayahnya yang selama bertahun-tahun bekerja mengikuti kapal orang lain. Dia membeli sebuah perahu untuk sang ayah. Perahu tersebut kemudian membawa manfaat yang lebih luas.
Sang ayah kini tidak hanya melaut untuk menghidupi keluarganya, tetapi juga membantu orang lain mendapatkan penghasilan.
“Sekarang ada sekitar 20 hingga 25 orang yang bantu Ayah sebagai nelayan. Penghasilan yang awalnya untuk membantu keluarga ternyata menjadi modal yang membuka kesempatan mencari nafkah bagi orang lain,” kisah Tika.
Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa sebuah kesempatan dapat menciptakan dampak yang terus berkembang. Penghasilan seorang karyawan dapat membantu keluarga, kemudian berkembang menjadi sumber penghidupan bagi orang lain.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, semangat tersebut sejalan dengan cara PNM melihat pemberdayaan.
Baca juga : PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar Bunga Delapan Persen
PNM tidak hanya hadir membantu ibu-ibu prasejahtera mengembangkan usaha, tetapi juga membersamai Insan PNM yang dalam kesehariannya turut berjuang untuk keluarga.
“Perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan tidak hanya dilakukan bersama nasabah, tetapi juga bersama Insan PNM yang setiap hari hadir mendampingi mereka. Banyak dari karyawan kami yang juga merupakan tulang punggung keluarga. Ketika mereka bertumbuh melalui pekerjaannya, ada keluarga yang ikut merasakan manfaatnya,” ujar Kindaris.
Menurutnya, perjalanan Tika menunjukkan bahwa dampak dari sebuah pekerjaan dapat melampaui apa yang terlihat.
“Dari penghasilan yang diperoleh, Tika bisa membantu keluarga, mewujudkan impian orang tuanya, melanjutkan pendidikan, hingga membuka kesempatan bagi orang lain untuk bekerja. Inilah semangat yang ingin terus kami bangun di PNM untuk membersamai setiap perjuangan agar manfaatnya dapat tumbuh dari satu keluarga dan menjalar ke masyarakat di sekitarnya,” lanjut Kindaris.
Kembali Mengejar Impian
Selain membantu keluarganya, perjalanan Tika juga membawanya kembali pada impian yang sempat tertunda.
Pada 2022, dia mendapatkan beasiswa sehingga dapat melanjutkan pendidikan tanpa membebani orang tua, sambil tetap bekerja di PNM.
Baca juga : Mendorong Generasi Muda Adaptasi dengan Perubahan Lanskap Dunia Kerja
“Dari pekerjaan ini saya bisa membantu orang tua, bisa mewujudkan keinginan Bapak untuk punya perahu sendiri, dan sekarang saya juga bisa kuliah. Dulu saya tidak pernah membayangkan bisa sampai di titik ini,” tutur Tika.
Kisah Tika menunjukkan bahwa dampak pemberdayaan dapat bermula dari hal sederhana: kesempatan untuk bekerja, kemauan untuk berkembang, dan kemampuan mengubah penghasilan menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Kini, sang ayah memiliki perahu sendiri, puluhan orang mendapatkan kesempatan bekerja, sementara Tika dapat terus melanjutkan pendidikan.
Perjalanan tersebut bermula dari satu tekad sederhana—bekerja untuk membantu keluarga dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Bagi PNM, kisah ini menjadi pengingat bahwa ketika nasabah dan Insan PNM sama-sama memiliki kesempatan untuk bertumbuh, manfaatnya tidak berhenti pada satu orang.
Manfaat tersebut dapat bergerak dari keluarga ke keluarga dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya