Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Karhutla, Surya Hutani Jaya Gandeng TNI-Polri Edukasi Warga
Rabu, 9 September 2026 20:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Surya Hutani Jaya bersama unsur TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa dan pemangku kepentingan terkait mengintensifkan patroli serta edukasi kepada masyarakat di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko karhutla selama musim kemarau 2026 yang dipengaruhi fenomena El Niño.
Tim Fire PT Surya Hutani Jaya bersama unsur terkait turun langsung ke sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan kebakaran. Selain melakukan patroli, tim juga berdialog dengan masyarakat dan menyampaikan edukasi mengenai bahaya penggunaan api ketika kondisi lahan semakin kering.
Masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan, serta meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat, pemerintah desa, MPA atau petugas perusahaan apabila menemukan asap maupun indikasi kebakaran di wilayah sekitar.
Baca juga : Menhut Segel Lokasi Karhutla di Kalbar
External Relation Head PT Surya Hutani Jaya Rudi Sasgo mengatakan pencegahan harus menjadi prioritas karena kebakaran yang telanjur membesar akan lebih sulit dikendalikan.
"Dalam kondisi kemarau seperti sekarang, api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Karena itu, yang paling penting adalah mencegah sumber api sejak awal," ujarnya.
Rudi mengatakan Tim Fire PT Surya Hutani Jaya tidak bekerja sendiri dalam melakukan pencegahan karhutla. Menurut dia, kolaborasi dengan TNI, Polri, MPA, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api.
"Tim Fire kami tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan TNI, Polri, MPA, pemerintah desa dan masyarakat menjadi ujung tombak pencegahan karhutla di lapangan," katanya.
Ia menilai keterlibatan masyarakat sangat penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan di sekitar desa.
Baca juga : Lindungi Warga Dari Kabut Asap, PT KSP Salurkan 6.000 Masker Di Kubu Raya
"Karhutla bukan persoalan satu perusahaan atau satu institusi. Pencegahannya membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor apabila menemukan indikasi kebakaran," tambahnya.
Upaya pencegahan tersebut dilakukan seiring dengan perhatian terhadap potensi karhutla di Kecamatan Muara Kaman dalam beberapa pekan terakhir.
Patroli gabungan lintas sektor juga terus dilakukan di sejumlah desa untuk memantau kondisi lahan, titik rawan kebakaran, serta ketersediaan sumber air.
Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Muara Kaman pada akhir Agustus lalu menekankan pentingnya mengedepankan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
"Lebih baik kita capek melakukan sosialisasi daripada kita capek memburu titik api," tegasnya.
Baca juga : Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Perkuat Gerak Cepat Rescue
Selain sosialisasi dan patroli, kesiapsiagaan PT Surya Hutani Jaya dalam menghadapi karhutla didukung sistem pemantauan tingkat bahaya kebakaran, pemantauan hotspot, kesiapan personel dan peralatan pengendalian kebakaran, serta keberadaan MPA di sekitar wilayah operasional.
Pendekatan kolaboratif tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan agar penanganan karhutla tidak hanya bertumpu pada kemampuan memadamkan api, tetapi dimulai sebelum kebakaran terjadi melalui edukasi, patroli, deteksi dini dan keterlibatan aktif masyarakat.
PT Surya Hutani Jaya berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, TNI, Polri, MPA dan masyarakat dapat terus diperkuat sepanjang musim kemarau.
Dengan keterlibatan seluruh pihak, risiko karhutla dan kabut asap di Kecamatan Muara Kaman diharapkan dapat ditekan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
"Satu api yang berhasil dicegah jauh lebih berarti daripada api besar yang harus dipadamkan. Karena itu kami ingin memastikan pesan pencegahan sampai langsung kepada masyarakat," pungkas Rudi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya