Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bea Cukai Sita 30 Kontainer Beras-Garam & 1.435 Balpres Senilai Rp 27,339 Miliar
Selasa, 22 September 2026 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengumumkan pihaknya telah melakukan empat penindakan di Perairan Selat Malaka, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kawasan Berikat Bogor, dan Pelabuhan Tanjung Priok selama periode Agustus-September 2026.
"Dari empat penindakan tersebut, Bea Cukai mengamankan 30 kontainer berisi beras dan garam yang tidak sesuai dengan pemberitahuan kepabeanan, serta 1.435 bal pakaian diduga bekas," kata Djaka dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Baca juga : Suahasil Tancap Gas
Dari hasil pemeriksaan, Bea Cukai menemukan adanya indikasi misdeclaration atau pemberitahuan barang yang tidak benar, termasuk upaya pengelabuan melalui kemasan dan penyusunan barang. Garam dan beras dimuat secara bersamaan, sehingga tersamarkan seperti garam yang tidak mendapatkan larangan impor atau pembatasan.
Nilai secara keseluruhan barang yang ditindak diperkirakan berjumlah Rp 27,339 miliar. Dengan rincian 430 bal pakaian bekas atau balpres senilai Rp 3,4 miliar (Perairan Selat Malaka, Sumatera Utara), 15 kontainer berisi beras dan garam senilai Rp 7,8 miliar (Tanjung Priok), 15 kontainer berisi beras dan garam senilai Rp 8,006 miliar (Kawasan Berikat Bogor), dam sembilan kontainer balpres senilai Rp 8,04 miliar (Pelabuhan Tanjung Priok).
Baca juga : Suahasil: APBN Harus Maksimal Untuk Rakyat
"Bea Cukai telah melakukan pengamanan terhadap barang bukti tersebut, untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan berlaku," tegas Djaka.
Proses penyidikan akan dilakukan berkoordinasi dengan Koordinator Pengawas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Korwas PPNS) Polri dan Kejaksaan RI.
Baca juga : Ahmad Dedi Bantah Minta Dana Operasional: Saya Tidak Kenal Bayu
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya