Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Siap Jalankan Mandat Presiden Sebagai Menkeu
Suahasil: APBN Harus Maksimal Untuk Rakyat
Minggu, 20 September 2026 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan pengelolaan keuangan negara tetap berjalan berkesinambungan usai Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu baru membawa mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas makroekonomi, sekaligus mengoptimalkan fungsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menopang pertumbuhan nasional.
Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Sebelum menduduki kursi nomor satu di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sejak 2019.
“Pak Presiden memberikan tugas kepada saya untuk menjaga stabilitas ekonomi,” kata Suahasil dalam konferensi pers di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Baca juga : Gelar Muskercab Serentak, PKB Sumbar Rumuskan Program & Kerja Politik
Suahasil menegaskan, instrumen keuangan negara harus mampu memperkuat seluruh komponen penggerak ekonomi. Mulai dari konsumsi rumah tangga, investasi, belanja Pemerintah, hingga kinerja ekspor.
“Kami akan terus menjadikan APBN bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Dia memastikan transisi kepemimpinan di Kemenkeu berjalan mulus tanpa riak. Kebijakan operasional dipastikan berlanjut tanpa perubahan mendasar yang berpotensi memicu ketidakpastian.
“Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, bukan mengubah-ubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi,” jelas Suahasil.
Mengenai respons pasar keuangan, Suahasil menyerahkannya pada mekanisme yang berlaku. Dia optimistis rekam jejaknya di Kemenkeu memberi kepastian bagi para pelaku pasar.
Baca juga : Kinerja Menurun, INKA Gaspol Turnaround
“Kan teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan. Kami akan terus bekerja, kami akan terus melanjutkan, menjaga keuangan negara dengan cara yang akan lebih baik,” tuturnya.
Langkah tersebut disambut positif oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani. Pengalaman panjang Suahasil dinilai menjadi modal kuat dalam memimpin kebijakan fiskal.
“Saya mengenal beliau juga sudah cukup lama. Saya meyakini ini akan membawa angin yang positif untuk perekonomian kita ke depannya, ya. Terutama di bidang fiskal,” kata Rosan.
Terpisah, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda memberikan sejumlah catatan strategis. Dia mengingatkan pentingnya menjaga rasionalitas alokasi APBN, terutama menjelang pembahasan anggaran tahun 2027.
“Hal tersebut harus menjadi salah satu perhatian karena Pemerintah tengah memasuki pembahasan APBN 2027,” ujar Huda kepada Rakyat Merdeka, Jumat (18/9/2026).
Baca juga : Antisipasi Dampak Kekeringan, Pemprov Didorong Olah Air Laut Jadi Air Tawar
Huda mengatakan, guna mempertahankan kepercayaan investor, Pemerintah wajib menjaga batas aman defisit APBN di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Selain itu, kepastian aturan restitusi pajak dan pengisian jabatan eselon I yang kosong, seperti Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, harus segera dituntaskan.
“Salah satunya posisi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan yang memiliki peran penting dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal,” kata Huda.
Dia pun mendorong agar skema perpajakan dibuat lebih progresif demi menjaga prinsip keadilan distribusi pendapatan di masyarakat. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Minggu, 20 September 2026 dengan judul "Siap Jalankan Mandat Presiden Sebagai Menkeu Suahasil: APBN Harus Maksimal Untuk Rakyat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya