Dark/Light Mode

Jumlah Pelanggan Nambah, Link Net Makin Tajir

Jumat, 26 Juni 2020 08:25 WIB
Presiden Direktur Link Net Marlo Budiman (Foto: Dok. Link Net)
Presiden Direktur Link Net Marlo Budiman (Foto: Dok. Link Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Link Net Tbk tercatat menambahkan 73.629 home passed ke dalam jaringannya. Total, hingga akhir kuartal I-2020, perseroan berhasil membukukan 2,54 juta home passed. Home passed adalah jumlah rumah yang dilewati jalur jaringan internet fiber yang tersedia.

Di akhir Mei, Link Net berhasil lagi menambahkan 130.210 home passed ke dalam jaringannya. Sehingga total home passed perseroan menembus angka 2,6 juta rumah. Dari total home passed itu, pelanggan bersih Link Net bertambah 31.757 pada kuartal I-2020. Kemudian, hingga akhir Mei, perseroan kembali menambah 75.274 pelanggan bersih. Pada akhir Mei, Link Net berhasil membukukan total pelanggan sebanyak 743.479 pelanggan. 

Baca juga : Jadi Tersangka Jiwasraya, MNC Asset Angkat Bicara

Manajemen Link Net juga berhasil melebarkan jejak perseroan di luar dari 3 kota inti: Jakarta, Surabaya dan Bandung. Pada kuartal I-2020, sekitar 32 persen dari pelanggan baru berasal dari kota-kota di luar 3 kota tersebut. 

Sejak Perseroan terdaftar sebagai perusahaan terbuka, penambahan jumlah pelanggan Link Net dilaporkan bertumbuh lebih cepat dari sebelumnya. Link Net juga berhasil meningkatkan average revenue per user (ARPU) selama ini alias pelanggan yang telah menggunakan jasa perseroan pada 5 tahun lalu di Jakarta, Surabaya dan Bandung. Rata-rata kenaikan ARPU di ketiga daerah itu masing-masing sebesar 52 persen, 59 persen dan 51 persen. Pada akhir kuartal-2020, ARPU perseroan berada pada Rp 382 ribu per bulan. 

Baca juga : Kedatangan Tenaga Kerja Asing ke RI Menurun Tajam

Presiden Direktur Link Net Marlo Budiman mengatakan, secara operasional, pihaknya memang memulai tahun ini dengan langkah kuat. Tim penjualan berhasil meningkatkan tingkat penetrasi di area jaringan baru. Begitu pun tim tele sales perseroan yang efisien dalam mendemonstrasikan keuntungan produk-produk ke pelanggan. "Kami berinvestasi pada tim penjualan kami selama beberapa tahun lalu dan hal ini telah menunjukkan hasil yang memuaskan," kata Marlo, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (26/6).

Ia berharap, ARPU dari pelanggan baru akan terus meningkat. Karena ada produk-produk bernilai tinggi seperti kecepatan bandwidth yang lebih tinggi dan pilihan saluran TV yang lebih beragam. "Ketika hal ini terjadi, kami akan melihat pertumbuhan pendapatan dan laba yang berasal dari para pelanggan kami," imbuhnya.

Baca juga : Penggunaan Partisi Ojol Diminta Libatkan KNKT

Ia mengakui, ARPU pada saat ini menurun. Namun, perseroan berhasil menambahkan jumlah pelanggan baru secara signifikan. Sebagaimana diperkirakan sebelumnya, ARPU dari pelanggan baru akan meningkat setelah memasuki kota-kota baru. Bertambahnya pelanggan baru dan ARPU, otomatis menggenjot laba. "Link Net membukukan pendapatan sebesar Rp 959 miliar pada kuartal I-2020, meningkat 7,6 persen dibandingkan 1Q19," tambahnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.