Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pasca pengumuman merger lewat penandatangan Conditional Merger Agreement (CMA) rencana penggabungan bank umum syariah, PT BNI Syariah maupun PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memastikan tak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran karyawan masing-masing bank.
Ketua Project Management Office (PMO) Merger Bank Syariah Hery Gunardi mengatakan dalam proses ini tidak akan ada pengurangan karyawan. Seluruh karyawan akan menjadi satu keluarga besar yang membangun bank yang besar. Membangun kekuatan baru ekonomi syariah di pasar domestik maupun global.
Baca juga : Asmirandah, Nantikan Anak Pertama
Begitu juga dari sisi layanan nasabah di ketiga bank tersebut dipastikan masih berjalan lancar dan semestinya sampai saat proses merger selesai pada kuartal I-2021 mendatang.
"Layanan nasabah sampai hari ini tidak ada perubahan masih masing-masing, sampai nanti kita mendapatkan persetujuan dari otoritas, baik OJK, Pasar Modal dan perbankan lalu ada RUPS-LB,” terangnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/10).
Baca juga : Teken CMA, 3 Bank BUMN Syariah Sepakat Merger
Senada, Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menegaskan, selama proses integrasi maupun setelah integrasi, ketiga bank syariah dan para pemegang saham menjamin tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Sementara bagi para nasabah, selama merger ini belum berlaku efektif diminta tak perlu khawatir. “Kami memastikan layanan dan operasional untuk nasabah pun akan tetap berjalan berdasar pemenuhan kebutuhan nasabah (customer centric). Tidak ada perubahan pada operasional, kebutuhan nasabah tetap menjadi prioritas dan pelayanan akan tetap kami berikan secara optimal,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya