Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
BoksMan Asia Catat 150 Perjalanan Angkutan Kontainer per Bulan
Kamis, 3 Desember 2020 05:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Logistics Performance Index (LPI) yang dikeluarkan World Bank pada tahun 2018 silam, menilai performa sistem logistik nasional Indonesia masih jauh dari kata optimal.
Indonesia berada di posisi ke-46 dari 155 negara, sementara Malaysia ada di peringkat 41, Vietnam di peringkat 39, dan Thailand di peringkat 32. Hal tersebut menjadi perhatian serius Boksman Asia.
Baca juga : Tekan Emisi Gas, Tata Kelola Lingkungan Di BUMN Meningkat
LPI ini menjadi indikator pembanding sistem logistik, yang memperhitungkan banyak aspek, mulai dari efisiensi bea cukai, kualitas infrastruktur transportasi, kemudahan pengiriman internasional, serta frekuensi pengiriman tepat waktu.
"Penyedia jasa angkutan kontainer di area Jabodetabek memiliki utilisasi sangat rendah, yaitu hanya 0,8 trip per hari atau 18 – 20 trip per bulan. Hal ini terjadi karena tata letak kawasan industri, pelabuhan, dan depot kontainer telah menciptakan jarak tempuh yang mengakibatkan pergerakan truk tidak maksimal," ungkap CEO BoksMan Asia, Johannes Situmorang, Rabu (2/12).
Baca juga : KAI Dan Semen Indonesia Optimalkan Angkutan Barang
Menurutnya, proses impor dan ekspor serta inbound dan outbound domestic di Pelabuhan Jakarta yang terfragmentasi menyebabkan adanya 12.000 truk trailer yang setiap hari berlalu-lalang tanpa muatan alias kosong.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya