Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cadangan Devisa Akhir November Stabil Di Rp 1.884,6 Triliun
Senin, 7 Desember 2020 15:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2020 tercatat sebesar 133,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.886,4 triliun.
Angka ini relatif sama dibandingkan dengan posisi akhir Oktober 2020 sebesar 133,7 miliar dolar AS atau Rp 1.888,1 triliun.
Baca juga : Krakatau Steel Raup Laba Operasi Rp 1,026 Triliun
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,9 bulan impor atau 9,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," jelas Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Senin (7/12).
Baca juga : Penyerapan Anggaran PEN Tembus Rp 408,6 T
Perkembangan posisi cadangan devisa pada November 2020 dipengaruhi penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, penerimaan pajak dan devisa migas, serta pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya