Dark/Light Mode

Menteri Teten : Petani Hingga Nelayan, Lebih Untung Jika Berkoperasi

Rabu, 13 Januari 2021 19:00 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Kemenkop UKM)
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Kemenkop UKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong para pelaku sektor produktif mulai dari petani, peternak dan pembudidaya ikan bersatu dalam kelembagaan koperasi. Mereka diminta tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebutkan, contoh sukses sektor pertanian dan peternakannya di negara maju, sukses karena menggunakan kelembagaan koperasi. Terutama negara-negara di Eropa, Australia dan lainnya.

Berita Terkait : Menteri Teten : Tahun 2020, Tahun Berat Bagi Koperasi dan UMKM

"Dengan berkoperasi, pelaku usaha di sektor pertanian misalnya, lebih mudah membuat produk yangsesuai dengan keinginan pasar. Sehingga, produk yang diciptakan menjadi ekonomis dan efisien," katanya dalam keterangan, Rabu (12/1).

Teten bilang, Indonesia mempunyai komoditas yang dilirik negara lain, yakni buah tropic seperti pisang, manggis, nanas, dan buah lainnya yang harus dikembangkan. "Kita harus fokus disitu agar potensi seperti ini dapat kita kembangkan,” ujarnya.

Baca Juga : Perakaran Tunas Ramin Tumbuh Melalui Teknik Kultur Jaringan

Di samping itu, perlu adanya konsolidasi lahan petani dengan cara diajak bergabung ke dalam koperasi sehingga tercipta konsep lahan rakyat.
 Selanjutnya