Dark/Light Mode

Produk Lokal Ramah Lingkungan Siap Dukung Pembangunan Yang Berkelanjutan

Jumat, 22 Januari 2021 16:20 WIB
Ilustrasi baja ringan lokal. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi baja ringan lokal. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah strategis dalam upaya pemulihan ekonomi diambil oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. Mulai tahun ini, penggunaan barang impor akan dilarang dalam seluruh proyek properti dan konstruksi yang ada di bawah Kementerian PUPR.

Dengan belanja produk dalam negeri dan menekan impor, pemulihan ekonomi diharapkan bisa dipercepat.Tak hanya itu, dengan skema padat karya yang dirancang untuk program ini, penyerapan tenaga kerja juga bisa ditingkatkan.

Berita Terkait : Kebangkitan UMKM Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Langkah ini pun mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak. Salah satunya datang dari pelaku usaha industri baja ringan lokal. Stephanus Koeswandi, Vice President Tatalogam Group menilai, kewajiban penggunakan produk lokal pada proyek properti dan konstruksi di bawah Kementerian PUPR.

Stephanus mengatakan program ini akan menjadi peluang bagi para pelaku usaha, khususnya di sektor industri baja ringan nasional, agar dapat bangkit di tahun 2021 ini.

Berita Terkait : Semoga Pemulihan Ekonomi Dapat Berjalan Lebih Cepat

Ia menambahkan ancaman gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerja di sektor baja dapat ditekan.

Stephanus menerangkan, sejak pandemi Covid-19 berlangsung hingga saat ini, belum ada satupun pekerja di perusahannya yang dirumahkan. Namun ia mengakui, bukan hal mudah untuk bertahan di masa sulit seperti sekarang ini.
 Selanjutnya