Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pusat Gempa Majene Sama Dengan Episenter Gempa Tahun 1969, Yang Berujung Tsunami
Jumat, 15 Januari 2021 23:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat gempa atau episenter gempabumi M6,2 yang memgguncang Majene, Sulawesi Barat pada Jumat (15/1) dini hari, sangat dekat dengan sumber gempa yang memicu gelombang tsunami pada 23 Februari 1969.
Info ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam keterangan pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca juga : KPK Fasilitasi Kerja Sama GIZ Dengan 6 Pemda Di Papua Dan Papua Barat
"Ketika itu, terjadi gempa bermagnitudo 6,9 dengan episenter di kedalaman 13 kilometer. Gempa dahsyat itu menyebabkan sedikitnya 64 orang meninggal dunia, 97 orang luka-luka dan 1.287 rumah serta rumah ibadah mengalami kerusakan. Dermaga pelabuhan pecah, dan timbul gelombang tsunami dengan ketinggian 4 meter di Pellatorang. Serta 1,5 meter di Parasanga dan Palili," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati, Jumat (15/1).
Berikut ini adalah rentetan peristiwa gempabumi yang mengguncang sekitar wilayah Majene:
Baca juga : Yang Bakal Disuntik Sudah Di-SMS, Yang Belum Sabar
1. Gempa bumi Polewali Mandar pada 11 April 1967 yang menimbulkan tsunami dan menyebabkan 13 warga meninggal dunia.
2. Gempa bumi pada 23 Februari 1969 dengan kekuatan 6,9 di Majene yang menyebabkan 64 orang meninggal dunia, 97 orang luka, dan 1.287 rumah rusak di empat desa.
Baca juga : Pengusaha Ramal Ekspor Oleokimia Tahun Depan Naik 22 Persen
3. Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 pada 8 Januari 1984, yang mengguncang wilayah Mamuju dan mengakibatkan rumah-rumah mengalami kerusakan. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya